6 Tahapan Tentukan Juara Super League Jika Persib, Borneo FC, dan Persija Sama Poin

Persaingan Ketat di Super League 2025/2026

Persaingan perebutan gelar juara Super League 2025/2026 semakin memanas. Tiga klub besar masih berpeluang mengangkat trofi di akhir musim, yaitu Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta. Saat ini, Persib Bandung dan Borneo FC bersaing ketat di papan atas dengan jumlah poin yang sama. Sementara itu, Persija Jakarta masih menjaga peluang meski harus bekerja lebih keras untuk mengejar dua rivalnya tersebut.

Situasi menarik bisa terjadi apabila ketiga tim menutup musim dengan jumlah poin identik hingga pekan ke-34. Misalnya, jika Persib, Borneo FC, dan Persija sama-sama mengoleksi 77 poin di akhir kompetisi, maka regulasi penentuan juara akan diterapkan. Berikut adalah enam tahapan yang digunakan untuk menentukan siapa yang berhak menjadi juara Super League:

  1. Jumlah Poin

    Penentuan pertama tentu berdasarkan jumlah poin tertinggi yang dikumpulkan sepanjang musim. Klub dengan poin terbanyak akan otomatis keluar sebagai juara. Namun jika ada dua atau lebih tim memiliki poin sama, maka penentuan akan berlanjut ke tahap berikutnya.

  2. Head to Head

    Tahap kedua adalah rekor pertemuan atau head to head antartim yang bersaing. Dalam kasus Persib, Borneo FC, dan Persija, akan dihitung hasil pertandingan di antara ketiga tim tersebut untuk melihat siapa yang paling unggul. Jika jumlah kemenangan maupun poin head to head masih sama, maka regulasi masuk ke tahap ketiga.

  3. Selisih Gol

    Tahapan berikutnya adalah menghitung selisih gol sepanjang musim. Selisih gol didapat dari total gol memasukkan dikurangi jumlah gol kebobolan. Tim dengan selisih gol paling besar akan berada di posisi lebih tinggi.

  4. Produktivitas Gol

    Jika selisih gol masih identik, maka penentuan beralih ke jumlah gol yang dicetak. Tim dengan produktivitas gol terbanyak akan lebih diunggulkan dalam klasemen akhir. Menariknya, hingga pekan ke-31, Persija Jakarta menjadi tim paling produktif dibanding Persib Bandung dan Borneo FC.

  5. Poin Fair Play

    Apabila seluruh kriteria sebelumnya masih belum menghasilkan juara, maka digunakan sistem fair play. Penilaian fair play dihitung dari jumlah kartu yang diterima pemain selama kompetisi berlangsung. Kartu kuning akan mengurangi poin fair play dalam jumlah kecil, sedangkan kartu merah memiliki pengurangan lebih besar. Dalam aspek ini, Persija tercatat menjadi tim dengan jumlah kartu lebih banyak dibanding Persib maupun Borneo FC.

  6. Undian

    Jika lima tahapan sebelumnya tetap tidak mampu menentukan juara, maka penentuan dilakukan melalui undian oleh PT LIB. Namun situasi seperti ini sangat jarang terjadi dalam sepak bola profesional karena biasanya juara sudah dapat ditentukan sebelum masuk tahap undian.

Klasemen Super League

Berikut adalah klasemen Super League hingga pekan ke-31:

KlubDMSKGMGK-/+P
PERSIB31226355203572
Borneo FC31233564283672
Persija31205658263265
Malut United31157966432352
Persebaya31149849351451
Dewa United31155113935450
Bhayangkara FC31145124240247
Bali United31129105044645
Persita31135133630644
Arema FC31109124244-239
PSIM Yogyakarta31912103840-239
Persik31106153853-1536
PSM Makassar31810133842-434
Madura United3188153349-1632
Persijap3187162845-1731
PERSIS3169163558-2327
Semen Padang3155212252-3020
PSBS Biak3146212978-4918


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *