SURABAYA – Dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733, Dafam Pacific Caesar Surabaya bersama Aliansi Wartawan Surabaya (AWS) menggelar “Gebyar Bazar UMKM” yang menghadirkan beragam kegiatan edukatif, hiburan, olahraga, hingga pelestarian budaya lokal.
Mengusung semangat “Surabaya Hebat, Surabaya Maju”, kegiatan yang berlangsung di area parkir hotel tersebut menjadi wadah kolaborasi berbagai komunitas sekaligus upaya mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelaku UMKM lokal.
General Manager Dafam Pacific Caesar Surabaya, Muhamad Muamar Khadafi mengatakan, kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi nyata dalam memeriahkan HJKS sekaligus mempererat kebersamaan warga Surabaya.
“Kami sangat bangga dapat menjadi tuan rumah bagi rangkaian acara yang inklusif ini. Melalui Gebyar Bazar UMKM ini, Dafam Pacific Caesar ingin memberikan kontribusi nyata dalam merayakan HJKS ke-733 dengan menyatukan elemen seni angklung tradisional, olahraga anak, hingga edukasi anti-narkoba dalam satu wadah,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan pada Sabtu (9/5/2026) diawali dengan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bekerja sama dengan Puskesmas Mulyorejo yang diperuntukkan bagi masyarakat umum.
Selain itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya bersama AWS juga menggelar sosialisasi dan penyuluhan bahaya narkoba bagi Karang Taruna dari sejumlah wilayah seperti Mulyorejo, Kalisari, hingga Kejawan Putih Tambak.
Suasana semakin meriah pada sore hari dengan penampilan Komunitas Line Dance yang mengajak pengunjung aktif bergerak bersama. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi zumba bersama Zin Sellia yang diikuti antusias warga Kalijudan dan Mulyorejo.

Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Kota Surabaya, Eni Hanifah, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan tersebut.
“Kolaborasi dalam penyuluhan narkoba ini sangat krusial bagi anak muda di Surabaya. Kami mengapresiasi wadah yang disediakan dalam Gebyar Bazar ini, karena melalui pendekatan komunitas dan bazar, pesan-pesan pencegahan dapat tersampaikan dengan lebih santai namun tetap efektif,” katanya.
Sementara pada Minggu (10/5/2026), area bazar berubah menjadi pusat aktivitas keluarga dan komunitas olahraga. Sejak pukul 16.00 WIB, area parkir dipadati peserta latihan bersama push bike yang diikuti atlet-atlet cilik dari Bhineka Push Bike Surabaya.
Tak hanya menghadirkan olahraga modern, kegiatan ini juga menampilkan nuansa budaya melalui penampilan Group Angklung Harum Melati asal Sutorejo Indah Surabaya. Alunan musik bambu tradisional tersebut sukses menarik perhatian pengunjung dan menambah semarak suasana bazar.
Kegiatan juga diramaikan dengan senam aerobik bersama Coach Bebel yang diikuti warga Kalisari dan Dukuh Sutorejo.
Humas Bhineka Push Bike Surabaya, Anjar Anggoro, mengaku senang komunitasnya dapat terlibat dalam rangkaian perayaan HJKS tahun ini.
“Acara ini sungguh luar biasa karena menggabungkan hiburan dan manfaat kesehatan. Penampilan angklung dari Harum Melati dan sesi line dance memberikan warna tersendiri yang membuat kami para warga merasa memiliki andil dalam merayakan ulang tahun kota tercinta kita,” ungkapnya.






