Ahmad Dhani Buka Suara Soal Foto Cucu yang Beredar di Media Sosial
Ahmad Dhani, yang dikenal sebagai tokoh publik dan musisi ternama, akhirnya memberikan pernyataan terkait beredarnya foto wajah cucunya di media sosial. Ia menegaskan bahwa foto-foto tersebut adalah hoaks atau rekayasa, bukan berasal dari keluarga. Dalam pernyataannya, Dhani menyebut bahwa wajah bayi Soleil Zephora Ghazali jauh lebih cantik dibandingkan gambar yang beredar.
Wajah Bayi yang Tidak Sesuai dengan Aslinya
Soleil Zephora Ghazali, putri pertama dari Al Ghazali dan Alyssa Daguise, lahir pada hari Minggu (10/5/2026). Sejak saat itu, banyak foto yang disebut sebagai wajah sang bayi beredar di media sosial. Namun, hingga kini, Alyssa dan Al belum pernah memperlihatkan wajah asli dari anak mereka.
Dhani mengungkapkan bahwa foto-foto yang beredar tidak sesuai dengan wajah asli Soleil. Menurutnya, konten-konten tersebut merupakan hasil dari teknologi AI yang digunakan oleh pihak-pihak tertentu untuk membuat konten viral. Ia menegaskan bahwa keluarga tidak pernah merestui penyebaran foto bayi mereka ke publik.
“Tidak ada wajah bayi (Soleil) di medsos. Kalaupun ada itu semuanya hoax,” tegas Ahmad Dhani saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026).
Mengingatkan Masyarakat untuk Tidak Mudah Percaya
Dhani juga mengingatkan masyarakat agar tidak langsung percaya dengan foto maupun video yang beredar tanpa sumber jelas. Ia menyebut bahwa wajah bayi yang ditampilkan dalam video dan media sosial sangat berbeda dengan wajah asli Soleil. Menurut Dhani, wajah bayi yang sebenarnya jauh lebih cantik.
Selain soal foto, Ahmad Dhani juga menyampaikan bahwa nama Soleil sempat menjadi bahan candaan netizen. Nama tersebut beberapa kali dipelesetkan hingga menuai berbagai komentar. Meski demikian, keluarga tetap menanggapi hal tersebut dengan santai.

Tanggung Jawab sebagai Keluarga Publik
Sebagai figur publik yang sudah lama berada di industri hiburan, Dhani mengaku dirinya sudah kebal terhadap komentar negatif. Namun, ia tetap berusaha melindungi keluarganya, terutama anak dan cucunya, dari dampak buruk media sosial.
Menurut Dhani, menjadi bagian dari keluarganya berarti harus siap menghadapi sorotan besar publik. Ia menyebut hampir semua hal yang berkaitan dengan keluarganya mudah menjadi viral di internet.
“Menjadi bagian daripada keluarga Ahmad Dhani harus mulai latihan tahan banting. Apa aja jadi viral,” tuturnya.
Kekhawatiran Alyssa Terbukti
Alyssa Daguise, istri dari Al Ghazali, juga menyampaikan kekhawatirannya terkait penyebaran foto bayi yang tidak jelas kebenarannya. Baru beberapa hari dilahirkan, putri pertama dari pasangan ini nampak sudah memiliki banyak fans. Bukti nyata adalah sebuah akun media sosial Instagram yang menggunakan nama Soleil, @soleilzephoralghazali, sudah memiliki belasan ribu pengikut meski baru 3 hari dibuat.
Namun, akun tersebut bukan merupakan akun resmi yang dibuat oleh Alyssa atau Al. Hal ini terungkap lewat klarifikasi Alyssa lewat siaran Instagram pribadinya bertajuk “Daily Dose of Alyssa”.
[keterangan: Tulisan di atas adalah contoh teks yang akan ditempatkan di bawah gambar]
“Kita cuman ada 1: @soleilzephora tapi kita private account jd jgn follow hihi sowwyyyy,” tulis @alyssadaguise, dikutip Rabu (13/5/2026).

Alyssa lantas meminta netizen me-report akun palsu anaknya. “Report yg akun palsu2 yaaww haha kasian pada follow kesituuuu,” lanjutnya. Ia juga memperingatkan netizen untuk berhenti mengedit foto Soleil dengan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Bukan tanpa alasan, Alyssa nampaknya sudah menyadari bermunculan foto bayi yang dinarasikan sebagai sosok Soleil di media sosial. Padahal Alyssa sudah menegaskan, tak bakal mempublikasikan wajah bayinya di media sosial.
“Sama stop bikin Ai muka anak aku pls.. bener2 ya jaman skrng,” ucapnya.
Hal itu pula yang menjadi alasan kekhawatiran Alyssa dan putra sulung Ahmad Dhani dan Maia Estianty enggan memperlihatkan wajah putrinya.
“It’s so weird…. that’s one of the reasons aku & Al gamau liatin muka anak kita krn banyak yg anehh2 diluar sana,” tutupnya.






