Perdebatan: Album Debut SonicFlo yang Menggambarkan Dinamika Kehidupan
Jakarta – SonicFlo, sebuah band yang terdiri dari Coki Bollemeyer (gitar), Boyi Tondo (bass/keyboard), dan Daffa Bagaskara (vokal), resmi merilis album debut mereka yang berjudul Perdebatan. Album ini berisi sembilan lagu yang menjadi awal perjalanan musikal SonicFlo sekaligus merefleksikan dinamika kehidupan yang penuh dengan perbedaan, pertanyaan, dan konflik.
Album ini menghadirkan perpaduan gaya musik dari tiga anggota yang memiliki selera berbeda. Daffa Bagaskara membawa pengaruh musik 2000-an dengan nuansa alternative pop dan alternative pop rock. Sementara itu, Boyi Tondo terinspirasi dari era 80-an dan 90-an. Di sisi lain, Coki Bollemeyer memberikan sentuhan musikal 80-an yang belum pernah dieksplorasi sebelumnya dalam kariernya.
Kombinasi tersebut menciptakan karakter musik yang berakar pada nuansa 80-an tetapi tetap relevan dengan sentuhan modern. Salah satu trek yang menjadi representasi utama dari album ini adalah Perdebatan, yang juga menjadi benang merah yang menghubungkan sembilan lagu dalam album ini.
“Dari total sembilan lagu yang ada, semuanya berbicara tentang berbagai bentuk perdebatan, mulai dari pergulatan dengan diri sendiri, hubungan dengan pasangan, hingga dinamika dengan orang tua. Jadi bisa dibilang, inti cerita dari album ini adalah tentang perdebatan dalam berbagai sisi kehidupan,” ujar vokalis SonicFlo, Daffa Bagaskara.
Perjalanan SonicFlo terbilang organik. Awalnya, ketiga personel bertemu secara santai di rumah Coki Bollemeyer. Pertemuan tersebut berkembang menjadi sesi jamming spontan yang akhirnya melahirkan materi-materi musik.
Lagu-lagu dalam album ini merupakan hasil kolaborasi dari ide-ide yang telah dimiliki masing-masing personel, yang kemudian diperkaya dan disempurnakan bersama. Awalnya direncanakan sebagai EP, proses kreatif yang terus berkembang akhirnya menghasilkan sembilan lagu yang layak dirangkum menjadi sebuah album penuh.
Proses rekaman berlangsung selama kurang lebih tiga bulan, dimulai dari pengisian drum, bass, gitar, hingga keyboard, dan ditutup dengan proses vokal. Album ini rampung melalui tahap mixing dan mastering pada November 2025, sebelum akhirnya resmi diselesaikan pada Desember 2025.
Seluruh lagu dalam album Perdebatan memiliki nilai personal yang kuat bagi masing-masing personel, menjadikan setiap track terasa autentik dan jujur. Dalam proses produksinya, SonicFlo terlibat penuh dalam penulisan lagu dan aransemen, dengan Coki (gitaris sekaligus produser musik) bertindak sebagai produser.
SonicFlo juga dibantu oleh Topan Trinanda sebagai sound engineer sekaligus mixing dan mastering engineer, Danna ‘Kanda Brothers’ pada drum, serta Restha Wirananda pada keyboard untuk tiga trek yaitu Missing You, Ashley, dan Pernah Ada.
Dinamika kreatif dalam proses pengerjaan album ini tidak lepas dari ‘perdebatan’ itu sendiri. Perbedaan pandangan dalam pemilihan instrumen maupun notasi menjadi bagian dari proses yang justru memperkaya hasil akhir. Namun, seluruh proses dijalani dengan semangat kebersamaan dan kesenangan dalam bermusik.
Melalui album Perdebatan, SonicFlo ingin menyampaikan pesan bahwa perbedaan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan. Perdebatan akan selalu ada, dan yang terpenting adalah bagaimana setiap individu dapat menerima, menghadapi, dan menyelesaikannya.
Album tersebut mengajak pendengar untuk menikmati setiap proses dalam hidup, termasuk konflik yang datang bersamanya. SonicFlo berharap album perdana ini dapat diterima dengan baik oleh para pendengar, sekaligus menjadi pengingat bahwa hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana.
Sebagai langkah awal, perilisan album Perdebatan pada 11 Mei 2026 menjadi fondasi penting bagi perjalanan mereka ke depan, sekaligus pembuktian dari mimpi yang akhirnya terwujud. Ke depan, SonicFlo telah menyiapkan berbagai rangkaian promosi, termasuk music video untuk lagu Perdebatan sebagai focus track, serta live session yang akan segera dirilis.






