SURABAYA – Empat dekade perjalanan Universitas Widya Kartika (UWIKA) Surabaya dalam dunia pendidikan dirayakan melalui Puncak Lustrum VIII, Jumat (14/8/2026). Mengusung tema “Kolaborasi, Transformasi, Dedikasi”, momentum tersebut menjadi ajang refleksi perjalanan universitas sekaligus memperkuat sinergi dengan alumni, mitra, sivitas akademika, dan seluruh keluarga besar UWIKA.
Puncak perayaan Lustrum VIII dihadiri keluarga besar UWIKA, alumni, mitra, serta berbagai pihak yang selama ini berkontribusi dalam mendukung perkembangan universitas. Kegiatan tidak sekadar menjadi seremoni peringatan perjalanan institusi, tetapi juga diarahkan untuk membangun jejaring dan kolaborasi yang berkelanjutan.
Kehadiran alumni dan mitra menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat hubungan UWIKA dengan dunia profesional dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu membuka ruang kolaborasi baru sekaligus memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan dan generasi penerus.
Semangat berbagi juga diwujudkan melalui salah satu agenda utama Lustrum VIII, yakni aksi charity. Kegiatan sosial ini menjadi bentuk kepedulian UWIKA kepada masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa perayaan ulang tahun institusi dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi sesama.
Rektor Universitas Widya Kartika, Ong Peter Leonardo, B.A., M.Ed., mengatakan perjalanan UWIKA selama ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, terutama alumni dan mitra.
“Lustrum VIII menjadi momentum bagi kita untuk melihat kembali perjalanan UWIKA sekaligus menatap masa depan dengan semangat yang lebih kuat. Kolaborasi menjadi kunci untuk terus melakukan transformasi, sementara dedikasi menjadi landasan agar setiap langkah yang kita lakukan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Ong Peter.
Menurutnya, alumni juga memiliki posisi strategis dalam perjalanan UWIKA. Sebagai bagian dari keluarga besar universitas, para alumni diharapkan terus membawa nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan untuk berkontribusi di tengah masyarakat maupun dunia profesional.
Sementara itu, Ketua Panitia Lustrum VIII Dr. Melvie Paramitha, S.E., M.Si., menuturkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang tidak semata-mata sebagai perayaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan sekaligus menghadirkan kontribusi nyata.
“Kami ingin menjadikan Lustrum VIII sebagai momentum untuk mempertemukan kembali keluarga besar UWIKA, memperkuat hubungan dengan alumni dan mitra, serta bersama-sama menghadirkan aksi yang memberikan dampak positif. Melalui charity, kami ingin menunjukkan bahwa perayaan bukan hanya tentang pencapaian, tetapi juga tentang berbagi dan memberikan manfaat,” ungkap Melvie.
Memasuki usia 40 tahun, UWIKA berkomitmen melanjutkan perjalanan dengan membawa semangat kolaborasi, transformasi, dan dedikasi sebagai nilai yang tidak berhenti pada momentum Lustrum VIII.
Dukungan alumni, mitra, sivitas akademika, dan seluruh keluarga besar universitas menjadi modal penting bagi UWIKA untuk terus berkembang sebagai institusi pendidikan yang adaptif dan kolaboratif serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Empat puluh tahun UWIKA berkarya menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh: terus berkolaborasi, bertransformasi, dan berdedikasi untuk masa depan.






