BANGKA – Kebanggaan datang dari desa. Sekolah Sepak Bola (SSB) Sempan Putra U 10 resmi terpilih mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam ajang nasional Indonesia Grassroot Championship (IGC) 2026.
Turnamen usia dini terbesar di Indonesia ini akan mempertemukan Akademi / Sekolah Sepak Bola terbaik dari 24 regional di seluruh nusantara.
Turnamen ini akan dilaksanakan pada hari Jum’at sampai Minggu (16-18/10/2026) bertempat di Lapangan Sepak Bola Asiop Training Ground, Sentul, Kota Bogor, Jawa Barat.
SSB yang bermarkas di desa sempan ini membawa semangat anak desa yang tidak pernah takut bermimpi besar.
Pelatih kepala SSB Sempan Putra, Coach Febry Pranata, mengatakan bahwa lolosnya Sempan Putra ke tingkat nasional adalah buah dari kerja keras dan disiplin latihan yang selama ini dilakukan di lapangan sederhana.
“Anak-anak ini latihan di tengah panas, lapangan tidak mewah, sepatu apa adanya. Tapi mental mereka luar biasa. Mereka adalah bukti bahwa anak desa pun punya mimpi yang besar. Kami bukan hanya ingin ikut IGC, kami ingin buktikan anak dari kebun sawit juga bisa bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Coach Febry menambahkan, persiapan tim sudah 90%. Fokus saat ini adalah menjaga fisik, mental, dan kekompakan tim.
SSB Sempan Putra yang identik dengan jersey orange kebanggaannya juga sudah sering menjuari turnamen usia dini ditingkat Provinsi Bangka Belitung ini dikenal dengan permainan ngotot, kompak, dan semangat pantang menyerah.
Ajang Indonesia Grassroot Championship (IGC) sendiri merupakan wadah pembinaan resmi PSSI untuk kelompok umur U-10, U-12 dan U-14.
Tahun ini IGC diikuti puluhan SSB dan menjadi pintu seleksi awal menuju kompetisi pembinaan berjenjang. Juara dari kegiatan seri nasional ini akan menjadi wakil indonesia menghadapi negara lain di IGC seri Internasional yang akan dilaksanakan di Kuala Lumpur, Malaysia.
Sementara itu, manager SSB Sempan Putra, Ahmat Yunus, mengucapkan Terima kasih kepada semua pihak dan mohon doa serta dukungan dari seluruh masyarakat Bangka Belitung.
“Terima kasih kepada para orang tua dan pihak-pihak yg telah memberi support selama ini, serta mendukung penuh baik berupa materi ataupun moril. Kami berangkat bukan hanya bawa nama SSB, tapi bawa nama Desa Sempan dan bawa nama Bangka Belitung,” tutupnya.
Selamat berjuang, Laskar Sempan Putra.
Tunjukkan bahwa mimpi anak desa bisa sampai ke panggung nasional.





