BANDUNG – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) terus memperkuat langkah internasionalisasi dengan berpartisipasi dalam P2A Indonesia Chapter Annual Meeting 2026 yang digelar di Telkom University.
Forum tahunan bertema “Strengthening Regional Mobility through Alignment, Reciprocity, and Sustainability” ini menjadi ajang strategis bagi perguruan tinggi untuk memperluas kolaborasi lintas negara, khususnya di kawasan ASEAN.
Dalam kegiatan tersebut, Unusa diwakili oleh Dr. Ika Mardiyanti. Ia terlibat aktif dalam berbagai diskusi strategis yang membahas penguatan mobilitas akademik, mulai dari program pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, hingga peluang magang internasional.
Ika menyampaikan, keikutsertaan Unusa dalam konsorsium P2A menjadi langkah penting untuk membuka akses kolaborasi global yang lebih luas. Menurutnya, P2A merupakan wadah yang memfasilitasi interaksi antarperguruan tinggi di ASEAN, baik melalui program inbound maupun outbound untuk mahasiswa, riset, hingga internship.
“Ini juga menjadi bagian dari strategi Unusa dalam mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU),” ujarnya dalam keterangan tertulis, (19/04/26) Minggu.
Forum ini turut menghadirkan sejumlah tokoh pendidikan tinggi nasional, di antaranya Suyanto, Rini Setiowati, serta Fathul Wahid.
Selain menjadi ruang berbagi praktik terbaik, pertemuan ini juga membahas strategi keberlanjutan kerja sama antarperguruan tinggi di tingkat regional. Keselarasan program, prinsip resiprositas, dan keberlanjutan menjadi fokus utama dalam membangun ekosistem mobilitas akademik yang inklusif dan berdampak.
Partisipasi aktif ini menegaskan komitmen Unusa dalam meningkatkan daya saing global. Melalui penguatan jejaring dan kolaborasi strategis, Unusa membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen untuk memperoleh pengalaman internasional, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian.
Langkah ini sejalan dengan visi Unusa sebagai perguruan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi global di tengah dinamika pendidikan tinggi dunia.






