Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan performa luar biasa dalam balapan Moto3 Spanyol 2026. Penampilannya di Sirkuit Jerez menjadi sorotan dan mendapat pujian dari manajer timnya, Hiroshi Aoyama.
Balapan yang digelar akhir pekan lalu menjadi momen penting bagi Veda. Ia berhasil meningkatkan posisinya secara signifikan setelah memulai dari urutan ke-17. Dalam 19 lap yang berlangsung, pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta ini mampu meraih posisi keenam. Hasil ini menjadi penyeimbang bagi Veda setelah sebelumnya gagal finis dalam seri GP Amerika.
Kepiawaian Veda dalam menghadapi situasi sulit di lintasan turut membuat Hiroshi Aoyama, manajer Honda Team Asia, mengungkapkan kekagumannya. Menurut Aoyama, balapan Moto3 Spanyol 2026 berjalan cukup kacau sejak awal. Banyak pembalap melakukan manuver agresif yang diiringi beberapa momen tak terduga, termasuk insiden crash. Namun, ia melihat sisi positif dari perjalanan balapan tersebut.
“Balapan Moto3 cukup kacau tetapi positif dalam banyak aspek,” ujar Aoyama melalui siaran resmi Honda Team Asia.
Aoyama juga memberikan apresiasi terhadap kemampuan Veda dalam bersaing di grup depan. Ia mengakui bahwa pembalap muda ini mampu menjaga ketenangan dan mengelola jalannya balapan dengan baik hingga akhir.
“Veda mulai dari posisi ke-17 dan cepat naik ke grup kedua. Ia terus berjuang sepanjang balapan,” jelas Aoyama.
Ia menambahkan:
“Dia menunjukkan manajemen balapan yang kuat dan kecepatan yang baik sepanjang balapan.”
Lebih lanjut, Aoyama mengapresiasi upaya Veda dalam mempertahankan posisi keenam meski start dari urutan ke-17.
“Di bagian akhir balapan, ia mampu berjuang untuk lima posisi teratas dan finis di posisi ke-6. Ini adalah hasil yang sangat bagus mengingat posisi startnya,” kata Aoyama.
Di sisi lain, Veda sendiri menyampaikan rasa senang atas pencapaian yang diraihnya. Ia mengatakan bahwa balapan ini berakhir dengan kesan positif.
“Balapan ini sangat positif bagi saya,” ujar Veda.
“Saya memulai dengan baik dan langsung bergabung dengan kelompok yang bertarung di dalam 10 besar.”
“Finis di posisi ke-6 setelah memulai dari posisi ke-17 adalah hasil yang sangat bagus, terutama di balapan pertama saya di Jerez.”
“Masih ada hal-hal yang perlu ditingkatkan, tetapi saya mengambil semua pelajaran dari akhir pekan ini dan saya sudah menantikan Le Mans,” imbuhnya.
Dengan penampilan gemilang di Spanyol, Veda Ega Pratama semakin menunjukkan potensinya sebagai pembalap muda yang mampu bersaing di tingkat internasional. Pencapaian ini menjadi langkah penting dalam kariernya di ajang Moto3 2026.






