JAKARTA – Momentum Hari Pendidikan Nasional dimanfaatkan ParagonCorp untuk kembali membuka pendaftaran Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026. Program berskala nasional tersebut ditujukan bagi para dosen di seluruh Indonesia sebagai ruang pengembangan kapasitas sekaligus wadah menciptakan dampak nyata di dunia pendidikan.
Pendaftaran ILP 2026 dibuka mulai 2 Mei hingga 1 Juni 2026. Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan ParagonCorp dalam mendukung transformasi pendidikan melalui penguatan peran dosen sebagai agen perubahan di lingkungan akademik maupun masyarakat.
Mengusung semangat “Pendidikan yang Bermakna akan Melahirkan Kebaikan Tanpa Batas”, ILP 2026 tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi akademik. Peserta juga akan dibekali berbagai kemampuan praktis, mulai dari coaching, fasilitasi, penyusunan rencana aksi, hingga implementasi proyek kolaboratif yang relevan dengan tantangan pendidikan saat ini.
Head Corporate Social Responsibility ParagonCorp, Suci Hendrina, mengatakan dosen memiliki posisi strategis dalam menciptakan perubahan berkelanjutan di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.
“Melalui Inspiring Lecturer Program, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang mendorong kolaborasi lintas perspektif serta melahirkan aksi nyata yang relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini,” ujarnya.
Program yang pertama kali digelar pada 2021 tersebut terus berkembang setiap tahunnya. Pada salah satu angkatan sebelumnya, ILP berhasil melibatkan lebih dari 1.000 dosen dari 35 provinsi di Indonesia. Ratusan peserta bahkan telah menyelesaikan berbagai proyek pendidikan berbasis kolaborasi dan pengabdian masyarakat.
Sebagai perusahaan beauty tech asal Indonesia, ParagonCorp menilai pendidikan memiliki peran penting dalam membangun ekosistem kebaikan yang berkelanjutan. Karena itu, ILP dirancang bukan sekadar pelatihan, tetapi juga gerakan kolektif yang mempertemukan para pendidik untuk saling belajar, bertukar gagasan, dan bertumbuh bersama.
Selain mengikuti pelatihan, para peserta juga didorong mengajak rekan sejawat agar semakin banyak dosen terlibat dalam gerakan perubahan pendidikan tersebut.






