Alasan Bupati Kuningan Dorong Petugas Sensus Ekonomi Kuatkan Dasar Data Pembangunan Desa

Dukungan Penuh Pemerintah Kabupaten Kuningan terhadap Program Desa Cantik dan Sensus Ekonomi 2026

Pemerintah Kabupaten Kuningan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Desa Cantik (Desa Cinta Statistik) serta Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kuningan. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Kuningan H Dian Rachmat Yanuar saat menerima rombongan petugas sensus dari BPS di kantor Bupati Kuningan, Jalan Siliwangi, Kamis (7/6/2026).

Bupati Dian menyambut baik berbagai inovasi yang dilakukan oleh BPS Kabupaten Kuningan dalam memperkuat tata kelola data hingga tingkat desa. Menurutnya, data yang valid, objektif, dan terintegrasi menjadi fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan daerah. Ia menilai bahwa keberadaan data yang akurat akan membantu pemerintah desa dalam merencanakan pembangunan secara lebih tepat sasaran.

Program Desa Cantik diharapkan dapat menjadi momentum transformasi kemampuan digital dan intelektual desa. Output akhir dari program ini adalah desa memiliki kemampuan memahami, mengolah, dan memanfaatkan data secara mandiri untuk pembangunan. Dian menjelaskan bahwa banyak persoalan pembangunan sering kali muncul akibat perencanaan yang belum sepenuhnya berbasis data akurat.

Terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Dian menegaskan pentingnya validitas dan akurasi data. Hasil sensus tersebut akan menjadi rujukan pembangunan ekonomi nasional maupun daerah dalam jangka panjang. Ia menekankan bahwa data harus benar-benar akurat dan menjadi kerangka serta pedoman pembangunan hingga 10 tahun ke depan. Oleh karena itu, petugas sensus harus memahami pentingnya ketelitian agar data yang dihasilkan benar-benar menggambarkan kondisi riil masyarakat.

Selain itu, Bupati Dian juga menyatakan dukungan Pemerintah Kabupaten Kuningan terhadap rencana apel pencanangan Desa Cantik yang akan dilaksanakan pada 11 Mei 2026. Momentum ini bertujuan untuk memperkuat dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan pembinaan statistik sektoral.

“Penguatan basis data desa juga perlu didukung kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi melalui program KKN Tematik agar proses pengumpulan dan pengelolaan data desa dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan berkelanjutan,” ujar Bupati Dian.

Inovasi Sistem Digital “Pandawa Cantik”

Kepala BPS Kabupaten Kuningan, Urip Sugeng Santoso menjelaskan rencana pencanangan Program Desa Cantik Tahun 2026 yang akan dilaksanakan di sejumlah desa di Kabupaten Kuningan. Program ini merupakan pembinaan statistik sektoral di tingkat desa guna meningkatkan literasi statistik, kapasitas pengelolaan data, serta kemampuan desa dalam menyusun perencanaan pembangunan berbasis data.

BPS Kabupaten Kuningan juga memperkenalkan inovasi sistem digital bertajuk “Pandawa Cantik” atau Pusat Analisis dan Wawasan Data Cantik. Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai data desa mulai dari data demografi, sosial ekonomi, perumahan, UMKM, hingga infrastruktur desa dalam satu platform digital berbasis analisis otomatis.

Melalui sistem ini, data yang terkumpul dapat diolah menjadi visualisasi, pemetaan spasial, hingga rekomendasi analisis yang membantu pemerintah desa dalam menentukan arah kebijakan pembangunan. Sistem ini mampu membaca anomali data secara otomatis dan memberikan rekomendasi awal terhadap potensi persoalan di desa, termasuk terkait kemiskinan, stunting, ketahanan UMKM, hingga kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

Selain Program Desa Cantik, BPS Kabupaten Kuningan juga memaparkan perkembangan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang saat ini telah memasuki tahapan sosialisasi dan pengisian mandiri untuk usaha besar dan menengah melalui metode Computer Assisted Web Interviewing (CAWI). Mengenai pelaksanaan sensus secara door to door menggunakan metode Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI) akan dilaksanakan mulai 15 Juni hingga Agustus 2026.

Untuk mendukung pelaksanaan tersebut, BPS Kabupaten Kuningan saat ini tengah melakukan rekrutmen sekitar 1.040 petugas lapangan yang nantinya akan mendapatkan pelatihan secara bertahap.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *