DENPASAR – Seluruh jemaah haji asal Nusa Tenggara Barat (NTB) telah berangkat ke tanah suci Mekkah untuk melaksanakan rangkaian ibadah. General Manager Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid Aidhil Philip Julian menjelaskan bahwa selama periode operasional embarkasi haji, Bandara telah melayani keberangkatan sebanyak 15 kelompok terbang (kloter) dengan total 5.862 jemaah haji beserta petugas yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di NTB.
“Seluruh jemaah haji NTB telah diberangkatkan menuju Tanah Suci. Jemaah haji terakhir yaitu kloter 15 yang berasal dari Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Barat, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, dan Kota Mataram diberangkatkan menuju Tanah Suci pada Minggu (10/5/2026) pukul 23.51 WITA,” jelas Aidhil dalam pernyataannya.
Dalam mendukung kelancaran pelayanan jemaah haji tahun ini, BIZAM menghadirkan berbagai inovasi layanan pendukung melalui penggunaan garbarata untuk memberikan kenyamanan lebih selama proses keberangkatan, eskalator dan tangga manual untuk memudahkan mobilitas jemaah, fasilitas kursi roda dan elevator guna mendukung aksesibilitas jemaah lansia dan penyandang disabilitas.
Inovasi layanan dan fasilitas ini dikhususkan bagi jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan jemaah dengan kebutuhan khusus. Berbagai upaya tersebut dilakukan guna memastikan proses keberangkatan berlangsung nyaman, aman, dan lancar bagi seluruh jemaah.
Selama periode embarkasi haji, operasional bandara berjalan kondusif dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, pelayanan, serta kenyamanan pengguna jasa bandara. Dari sisi ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance/OTP) tercatat sebesar 100% yang menunjukkan upaya berkelanjutan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelancaran operasional selama angkutan haji berlangsung.
“Keberhasilan penyelenggaraan embarkasi haji ini merupakan hasil kolaborasi dan koordinasi seluruh pihak terkait. Kami berharap seluruh jemaah diberikan kelancaran dan kesehatan selama menjalankan ibadah haji hingga kembali ke Tanah Air,” tambahnya.
PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan prima serta mendukung kelancaran operasional penerbangan, termasuk pada periode layanan khusus seperti angkutan haji.
Inovasi Layanan yang Diterapkan
Beberapa inovasi layanan yang diterapkan oleh BIZAM mencakup:
- Penggunaan garbarata untuk memudahkan proses keberangkatan jemaah.
- Instalasi eskalator dan tangga manual untuk mempercepat mobilitas jemaah.
- Fasilitas kursi roda dan elevator yang tersedia untuk mendukung aksesibilitas jemaah lansia dan penyandang disabilitas.
Kesiapan Bandara dalam Menyambut Jemaah Haji
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid telah melakukan persiapan matang dalam menyambut jemaah haji. Hal ini mencakup:
- Penyediaan layanan khusus untuk jemaah dengan kebutuhan khusus.
- Pelatihan staf agar dapat memberikan pelayanan yang optimal.
- Pengaturan jalur keberangkatan yang efisien dan aman.
Keberhasilan Operasional Bandara
Selama masa embarkasi haji, operasional bandara berjalan dengan lancar. Beberapa indikator keberhasilan yang tercatat antara lain:
- Tingkat ketepatan waktu penerbangan (OTP) mencapai 100%.
- Pengawasan ketat terhadap keselamatan dan keamanan jemaah.
- Respons cepat dari semua pihak terkait dalam menghadapi kendala apabila terjadi.
Harapan untuk Jemaah Haji
Komitmen BIZAM tidak hanya terbatas pada keberangkatan jemaah, tetapi juga pada keberlanjutan pelayanan hingga jemaah tiba kembali di Tanah Air. Dengan berbagai inovasi dan persiapan yang matang, diharapkan seluruh jemaah haji dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan nyaman.






