Persib Bandung Kembali Torehkan Kemenangan Mengesankan
Pertandingan Pekan 31 BRI Super League 2025 2026 antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada hari Ahad, 10 Mei 2026 sore. Dalam pertandingan ini, para pemain Persib Bandung menunjukkan mental yang kuat dengan mempermalukan tim tamu di depan pendukungnya sendiri.
Meskipun ketinggalan lebih dulu dengan skor 1-0 melalui gol A Ajaraie pada menit ke-19, Persib berhasil melakukan comeback spektakuler dengan dua gol yang dicetak oleh Adam Alis pada menit ke-28 dan ke-37. Hasil akhir pertandingan adalah kemenangan 2-1 bagi Persib Bandung.
Kemenangan ini tidak hanya membawa Persib meraih poin penting, tetapi juga mengukuhkan catatan mereka yang tak pernah kalah dari Persija dalam tiga musim terakhir. Selain itu, kemenangan ini menjaga asa Persib untuk bertarung hingga akhir musim, meski saat ini mereka hanya memiliki dua laga tersisa.
Saat ini, Persib memiliki koleksi 75 poin yang sama dengan Borneo FC di peringkat kedua. Namun, Pesut Etam kalah head to head dari Pangeran Biru. Dengan demikian, baik Persib maupun Borneo FC akan berkompetisi di level Asia karena kuota AFC untuk Indonesia sebanyak dua slot.
Di sisi lain, kekalahan ini membuat target juara musim ini Persija Jakarta menjadi semakin sulit. Poin maksimal dari dua laga tersisa tidak cukup untuk mengejar Persib dan Borneo FC. Akibatnya, Persija gagal berlaga di kompetisi AFC.
Kericuhan Usai Pertandingan
Meskipun pertandingan berjalan seru tanpa kericuhan selama waktu normal, kegembiraan Persib justru dihiasi oleh ulah sejumlah pemain Persija setelah wasit Firdavs Norsafarov meniup peluit akhir.
Dalam rekaman video yang viral di media sosial, penjaga gawang Persija Carlos Eduardo Mota secara emosional menyerbu Beckham Putra Nugraha, salah satu pemain Persib. Sesaat kemudian, Beckham dikepung oleh beberapa pemain Persija, termasuk Rizky Ridho dan Witan Sulaeman, yang merupakan pemain Timnas Indonesia.
Tangan Edu (Carlos Eduardo) tampak seperti mencekik leher Beckham, sedangkan tangan Rizky Ridho terlihat menarik dan menjambak rambut Beckham. Witan Sulaeman juga tampak tidak mampu mengendalikan emosinya. Bahkan, dalam narasi yang beredar, salah satu pemain Persija diduga menonjok Beckham. Beckham sendiri tampak tidak bisa melakukan apa-apa menghadapi serbuan tersebut.
Ancaman Hukuman atas Tindakan Kekerasan
Aksi kekerasan ini bisa berujung pada hukuman pidana. Jika terjadi setelah pertandingan, hal tersebut diatur dalam Pasal 170 KUHP tentang Kekerasan terhadap Orang/Pengeroyokan. Ancaman hukuman maksimal lima tahun enam bulan jika dilakukan oleh beberapa orang bersama-sama. Jika menyebabkan luka-luka, hukumannya lebih berat.
Selain itu, FIFA telah menetapkan aturan permainan yang ketat mengenai perlindungan fisik dan mental pemain. Pelanggaran berat atau perilaku kasar dapat dianggap sebagai melanggar integritas fisik, dengan konsekuensi kartu merah, larangan bertanding dalam beberapa pertandingan, atau larangan jangka panjang.
Komentar Ditutup dan Tanggapan yang Belum Ada
Setelah kejadian ini viral dan menimbulkan kegaduhan di kalangan penggemar sepak bola Indonesia, kolom komentar akun media sosial Carlos Eduardo Mota, Rizky Ridho, dan Witan Sulaeman ditutup. Hal ini terpantau hingga Senin, 11 Mei 2026 pukul 22.30 WIB.
Belum ada tanggapan dari ketiga pemain tersebut atas tindakan mereka terhadap Beckham yang viral di media sosial dan menjadi keprihatinan banyak pihak. Demikian pula, pihak Persija belum memberikan respons resmi melalui akun Instagram mereka hingga jam tersebut.






