Persebaya Surabaya mengumumkan kesepakatan untuk merekrut Ramadhan Sananta pada Jumat (29/5/2026) dalam rangka menyambut Super League 2026/2027. Striker Timnas Indonesia yang sebelumnya membela Brunei DPMM FC ini diharapkan menjadi mesin gol baru bagi skuad yang dibangun oleh pelatih Bernardo Tavares setelah Green Force finis di papan atas musim ini.
Kabar transfer ini langsung menarik perhatian besar dari para penggemar Persebaya, atau Bonek. Klub asal Surabaya memang sedang agresif dalam membangun kekuatan baru demi bersaing dalam perebutan gelar musim depan. Selain Ramadhan Sananta, Persebaya juga dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan bek tangguh Yuran Fernandes dari PSM Makassar dan Alex Martins dari Dewa United.
Tiga nama tersebut memberi sinyal kuat bahwa Green Force ingin tampil lebih garang pada era baru bersama Bernardo Tavares.
Mengapa Ramadhan Sananta Jadi Target Utama Persebaya Surabaya?
Ramadhan Sananta menjadi target utama karena memiliki profil striker modern dengan postur ideal, agresif, dan pekerja keras di lini depan. Penyerang kelahiran Daik, Kepulauan Riau, 27 November 2002 itu masih berusia 23 tahun sehingga punya prospek jangka panjang.
Dengan tinggi 1,82 meter dan kaki dominan kanan, Sananta dinilai cocok dengan karakter permainan cepat dan direct yang identik dengan Bernardo Tavares. Nilai pasar sang pemain saat ini juga mencapai Rp 4,78 miliar, menandakan kualitasnya masih sangat diperhitungkan.
Sepanjang karier profesional, Ramadhan Sananta mencatatkan 31 gol dan tujuh assist dari 117 pertandingan di level klub. Statistik tersebut dibukukan saat memperkuat PSM Makassar, Persis Solo, Brunei DPMM FC, hingga Persikabo 1973.
Performa terbaiknya muncul ketika membela PSM Makassar dengan torehan 11 gol dari 28 pertandingan. Ketajamannya kala itu membuat namanya mulai diperhitungkan sebagai salah satu striker lokal terbaik Indonesia.
Statistik Sananta Masih Menjanjikan untuk Super League 2026/2027
Meski hanya mencetak empat gol bersama Brunei DPMM FC musim lalu, statistik Ramadhan Sananta tetap dianggap menjanjikan untuk Super League 2026/2027. Ia bermain dalam 27 pertandingan dengan total 1.849 menit bermain, menunjukkan konsistensi mendapat kepercayaan pelatih.
Saat membela Persis Solo, Sananta juga tampil cukup produktif dengan 16 gol dan tiga assist dari 58 laga. Kontribusi itu membuatnya menjadi salah satu striker lokal paling disegani dalam beberapa musim terakhir kompetisi Indonesia.
Persebaya Surabaya memang membutuhkan sosok striker lokal berkualitas setelah lini depan mereka dinilai belum cukup konsisten musim lalu. Kehadiran Sananta bisa memberi variasi serangan sekaligus meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir Green Force.
Karakter bermain Sananta yang kuat dalam duel udara juga dapat menjadi senjata tambahan Persebaya Surabaya. Apalagi Green Force dikenal memiliki permainan menyerang dengan intensitas tinggi di Stadion Gelora Bung Tomo.
Mentalitas Ramadhan Sananta Jadi Nilai Plus untuk Green Force
Ramadhan Sananta bukan hanya dikenal sebagai striker pekerja keras, tetapi juga memiliki mentalitas kuat dalam menghadapi persaingan. Sikap profesional itu pernah ia tunjukkan saat pertama kali bergabung dengan Persis Solo pada Juni 2023.
“Saya harus lebih fokus dan bekerja keras untuk menghadapi tantangan-tantangan selanjutnya di depan. Saya harus menunjukkan hasil terbaik di setiap sesi latihan agar dapat menjadi pilihan utama dari pelatih,” tegas Ramadhan Sananta saat awal bergabung dengan Persis Solo.
Pernyataan tersebut kembali relevan dengan situasi yang akan dihadapinya bersama Persebaya Surabaya musim depan. Persaingan ketat di lini depan Green Force membuat Sananta wajib tampil konsisten sejak awal musim.
Selain itu, Sananta juga dikenal dekat dengan suporter dan selalu meminta dukungan penuh dari fans klub yang dibelanya. Sikap rendah hati itu membuat banyak pendukung menilai dirinya cocok dengan kultur besar Bonek dan Bonita.
“Mohon dukungannya, semoga dapat memberikan yang baik untuk tim. Saya bersama tim akan kerja keras, bermain kompak dan meraih poin-poin penting di musim depan,” pungkasnya kala itu.
Era Baru Persebaya Surabaya Mulai Terbentuk
Transfer Ramadhan Sananta, Yuran Fernandes, dan Alex Martins menunjukkan Persebaya Surabaya mulai serius membangun fondasi skuad untuk era Bernardo Tavares. Green Force tampak ingin memadukan pemain lokal berkualitas dengan karakter petarung khas pelatih asal Portugal tersebut.
Jika proses adaptasi berjalan lancar, Sananta berpotensi menjadi salah satu rekrutan paling menarik di Super League 2026/2027. Kehadirannya bisa memberi harapan besar bagi Bonek yang ingin melihat Persebaya Surabaya kembali bersaing di jalur juara.
Dengan usia muda, pengalaman di level tertinggi Indonesia, dan mentalitas pekerja keras, Ramadhan Sananta dinilai memiliki semua syarat untuk berkembang lebih besar di Surabaya. Kini, publik tinggal menunggu pengumuman resmi dari manajemen Green Force dalam waktu dekat.






