Revolusi dalam Persiapan Timnas Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membawa inovasi baru dalam menangani pemain Garuda yang bermain di luar negeri atau abroad. Ia menyadari tantangan geografis Indonesia yang memaksa pemain melakukan perjalanan udara hingga 20 jam dari Eropa. Untuk menghadapi hal ini, ia memperkenalkan sistem pemulihan performa yang disebut sebagai Formula 1 atau F1 Pit Stop.
Timnas Indonesia akan menjalani dua laga persahabatan pada FIFA Matchday pada Juni 2026. Skuad Garuda akan menghadapi Oman dan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 5 dan 9 Mei 2026. Untuk pertandingan ini, John Herdman memanggil para pemain terbaik Timnas Indonesia, termasuk pemain yang berkarier di luar negeri seperti Kevin Diks (Prancis), Emil Audero (Italia), Ole Romeny (Inggris), hingga Maarten Paes (Belanda).
Misi besar John Herdman adalah membawa skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2030. Namun, ia menilai bahwa salah satu kunci kesuksesan adalah kemampuan mengelola pemain yang bermain di liga top dunia. Menurutnya, mendatangkan pemain dari belahan dunia lain bukanlah hal mudah, terutama dari segi kondisi fisik sang atlet.
Untuk itu, John Herdman memanggil asisten pelatih Cesar Meylan. Meylan merupakan sosok elite di bidang pelatihan fisik dan sport performance. Ia bertugas sebagai pelatih fisik yang memastikan kebugaran, kekuatan, dan daya tahan fisik pemain. Meylan memiliki pengalaman selama lebih dari satu dekade di level tertinggi sepak bola internasional, termasuk di Timnas Kanada dan Toronto FC. Pendekatan yang digunakan Meylan berbasis sains modern, data, dan integrasi medis.
Dengan pengalaman Meylan ini, John Herdman mengatakan bahwa ia bergabung bersama Timnas Indonesia tentu bukan tanpa alasan. Ia juga telah menyiapkan strategi agar Timnas Indonesia bisa menjadi lebih kuat dan pemain tetap dalam kondisi optimal meski harus menempuh perjalanan lebih dari 10 jam.
John Herdman menganalogikan kedatangan pemain abroad ke Indonesia seperti mobil balap Formula 1 yang masuk ke area Pit Stop. Pit Stop adalah momen di mana kendaraan balap berhenti untuk mengisi bahan bakar, mengganti ban, atau melakukan perbaikan mekanis. Di ajang seperti Formula 1, proses ini dilakukan dengan sangat cepat agar pembalap bisa kembali beraksi.
Strategi ini diterapkan bahkan sebelum pemain mendarat di Tanah Air. Tim medis dan ahli ilmu sport science yang dipimpin oleh Meylan sudah bekerja saat pemain masih di udara. John Herdman menjelaskan bahwa semua pekerjaan dilakukan bahkan sebelum pemain mendarat di Indonesia.
“Ini seperti mobil yang masuk ke Pit Stop dan semua orang siap untuk memberikan apa yang dibutuhkan agar mobil tersebut dapat berkinerja,” jelasnya.
John Herdman secara jujur mengakui bahwa Indonesia mungkin belum bisa menandingi Jepang dalam hal besarnya investasi atau jumlah talenta yang melimpah. Namun, ia yakin Indonesia bisa mengalahkan Jepang dalam aspek-aspek spesifik, salah satunya adalah efisiensi penanganan pemain dan sport science.
Ia ingin membawa Timnas Indonesia menjadi yang terbaik di Asia, dan salah satu musuh terbesarnya adalah Jepang. Meskipun Jepang masih menjadi salah satu tim dengan kekuatan terbaik, John Herdman tidak menyerah dan terus berkomitmen untuk membawa Timnas Indonesia menjadi lebih baik.
Fokus utamanya adalah mempersiapkan pemain dengan baik, terutama karena mereka harus menjalani jarak tempuh yang jauh setiap kali membela tim Merah Putih. Untuk itu, John Herdman dan tim pelatih mempersiapkan strategi seperti F1 Pit Stop agar kondisi para pemain tetap dalam performa terbaik.
Menurutnya, pengalaman di Kanada bisa menjadi modal bagus, karena saat mereka diragukan, Kanada mampu menunjukkan unggul di beberapa hal. “Saya rasa kami memiliki pengalaman nyata dalam hal itu, kami bisa menjadi tim terbaik di AFC dalam hal itu,” ujarnya.
John Herdman akan kembali memimpin latihan Timnas Indonesia pada 1 Juni sebagai persiapan pada FIFA Matchday melawan Oman dan Mozambik nantinya. Beberapa pemain abroad seperti Emil Audero, Kevin Diks, hingga Ragnar Oratmangoen pun telah tiba di Indonesia dan akan segera mempersiapkan diri untuk laga perdana kontra Oman.






