BISNIS  

Dewan Komisaris PLN Tinjau Infrastruktur Strategis Kelistrikan Jawa Timur

Teks Foto : Dewan Komisaris PT PLN (Persero) melakukan inspeksi lapangan ke sejumlah infrastruktur transmisi strategis di Jawa Timur guna memastikan kesiapan sistem kelistrikan. (ist)

SURABAYA – Dalam rangka memastikan keandalan sistem kelistrikan serta memantau perkembangan pembangunan infrastruktur strategis ketenagalistrikan, Dewan Komisaris PT PLN (Persero) melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur pada 11–12 Juni 2026.

Kunjungan tersebut dipimpin Komisaris PLN, Jisman Parada Hutajulu, didampingi anggota Komite Non Komisaris dan Sekretariat Dewan Komisaris.

Pada hari pertama kunjungan, Dewan Komisaris menggelar diskusi dan memberikan arahan strategis kepada jajaran manajemen sejumlah unit PLN Group di Jawa Timur terkait penguatan subsistem ketenagalistrikan serta upaya menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah yang menjadi salah satu motor penggerak ekonomi nasional tersebut.

Dalam arahannya, Jisman menegaskan bahwa keandalan sistem transmisi merupakan fondasi utama dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat maupun sektor industri. Menurutnya, kesiapan infrastruktur, percepatan penyelesaian proyek strategis, penguatan budaya keselamatan kerja, serta peningkatan mitigasi risiko operasional harus menjadi perhatian utama seluruh insan PLN.

“Keandalan harus menjadi prioritas utama. Setiap aset harus dikelola secara optimal, risiko harus dipetakan dan dimitigasi sejak dini, serta seluruh insan PLN harus memiliki sense of urgency dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik kepada pelanggan,” ujar Jisman.

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan lapangan, Dewan Komisaris juga melakukan peninjauan langsung ke proyek Gas Insulated Switchgear Tegangan Ekstra Tinggi (GISTET) 500 kV Waru dan Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV Bangil.

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan progres pembangunan berjalan sesuai target, memenuhi standar keselamatan kerja dan kualitas konstruksi, serta mampu mendukung pertumbuhan kebutuhan listrik dan peningkatan keandalan sistem Jawa-Bali.

Pada hari berikutnya, Jumat (12/6), agenda dilanjutkan dengan kunjungan ke GIS 150 kV Kedinding Surabaya yang menjadi salah satu penyuplai utama sistem kelistrikan ke Pulau Madura.

Melalui peninjauan tersebut, Dewan Komisaris melihat secara langsung kondisi operasional aset transmisi serta kesiapan infrastruktur dalam mendukung pelayanan kelistrikan yang andal bagi masyarakat dan pelanggan strategis.

Kunjungan itu juga menjadi sarana untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kesiapan sistem transmisi dalam memenuhi kebutuhan energi listrik yang terus meningkat, khususnya di wilayah Madura dan sekitarnya.

Menanggapi arahan Dewan Komisaris, General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur (UIT JBM), Ika Sudarmaja, menyampaikan komitmen penuh jajarannya untuk menindaklanjuti seluruh arahan yang diberikan.

Menurut Ika, arahan tersebut menjadi penguatan bagi seluruh insan PLN UIT JBM dalam menjaga keandalan sistem transmisi sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai proyek strategis yang sedang berjalan.

“Seluruh arahan Dewan Komisaris akan kami tindak lanjuti secara konsisten melalui penguatan pengelolaan aset, peningkatan keandalan operasi dan pemeliharaan, percepatan pembangunan infrastruktur strategis, serta penerapan budaya keselamatan kerja yang unggul. Kami berkomitmen memastikan sistem transmisi di Jawa Timur tetap andal dalam mendukung kebutuhan listrik masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Ika Sudarmaja.