Daerah  

PLN ULP Panakkukang Makassar umumkan mati lampu hari ini 2 September 2026 bergilir sore hingga malam

Ringkasan Berita:

  • Warga Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, perlu bersiap menghadapi pemadaman listrik bergilir pada Rabu, 2 September 2026  
  • PLN ULP Panakkukang membagi penghentian pasokan menjadi dua rentang waktu, yakni 15.30–19.00 WITA dan 18.00–21.30 WITA
  • Pemadaman dilakukan untuk pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan dan menjaga keandalan sistem PLN Sulselrabar  

 

Warga di sejumlah kawasan Kota Makassar harus bersiap menghadapi penghentian sementara pasokan listrik pada Rabu, 2 September 2026. PT PLN (Persero) ULP Panakkukang menjadwalkan pemadaman bergilir sebagai bagian dari pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan PLN Sulselrabar.

Kali ini, pemadaman tidak berlangsung sejak pagi. Sejumlah wilayah baru akan terdampak mulai sore hingga malam hari, dengan jadwal berbeda sesuai penyulang yang memasok kawasan tersebut.

Bagi masyarakat yang tinggal di kawasan permukiman, pelaku usaha, perkantoran, hingga warga yang beraktivitas di sekitar fasilitas pendidikan, informasi ini penting untuk diperhatikan. Sebab, penghentian pasokan listrik berpotensi memengaruhi penerangan, pompa air, jaringan internet, peralatan elektronik, hingga aktivitas bisnis.

PLN juga mengingatkan bahwa waktu padam maupun nyala listrik dapat berubah dari jadwal yang tercantum, bergantung pada kondisi riil sistem kelistrikan dan pekerjaan di lapangan.

Pemadaman Dimulai Pukul 15.30 WITA

Berdasarkan jadwal ULP Panakkukang, rangkaian pemadaman dimulai pada pukul 15.30 WITA dan berlanjut hingga malam.

Pada sesi pertama, terdapat dua penyulang yang masuk daftar, yakni F. ASABRI dan F. KASSI.

Pukul 15.30–19.00 WITA — F. ASABRI

Wilayah yang mendapatkan pasokan dari penyulang F. ASABRI akan mengalami penghentian sementara listrik mulai pukul 15.30 hingga 19.00 WITA.

Daerah terdampak mencakup Jalan Baruga, Kompleks Baruga, Jalan Nipa-nipa, sebagian Jalan AMD, Jalan Ayah Syeikh Yusuf, Kompleks Asabri, Kompleks Praja, Inspeksi PAM Timur, dan sekitarnya.

Warga di kawasan tersebut perlu memperhatikan jadwal karena pemadaman dimulai ketika aktivitas masyarakat masih cukup tinggi. Pekerjaan dari rumah, kegiatan usaha, hingga penggunaan perangkat elektronik sebaiknya diselesaikan atau disesuaikan sebelum listrik padam.

Pukul 15.30–19.00 WITA — F. KASSI

Pada waktu yang sama, penyulang F. KASSI juga masuk dalam jadwal pemadaman.

Wilayah yang terdampak antara lain sebagian Jalan Dr Leimena, Jalan Daeng Hayo, Jalan Antang Raya, Jalan Paleo, Jalan Moha Lasuloro, Jalan Tamangapa Raya 3, dan sekitarnya.

Kawasan Antang dan sekitarnya menjadi salah satu wilayah yang perlu mendapat perhatian. Warga sebaiknya memastikan penerangan alternatif dan kebutuhan listrik penting telah disiapkan sebelum memasuki pukul 15.30 WITA.

Pemadaman Berlanjut hingga Malam

Setelah sesi pertama berakhir pada pukul 19.00 WITA, sejumlah kawasan lainnya justru mulai menghadapi pemadaman.

Mulai pukul 18.00 WITA, terdapat tiga penyulang yang masuk daftar, yaitu F. IKIP, F. HERTASNING BARU, dan F. ANTANG.

Pukul 18.00–21.30 WITA — F. IKIP

Penyulang F. IKIP mencakup sejumlah kawasan penting di sekitar Hertasning dan Pettarani.

Wilayah terdampak meliputi sebagian Jalan Hertasning, Jalan Hertasning 1, sebagian Jalan Yusuf Dg Ngawing, Menara Phinisi UNM, Grapari Telkom Pettarani, Regional Telkom, sebagian Jalan Pettarani, dan sekitarnya.

Keberadaan fasilitas pendidikan dan pusat aktivitas telekomunikasi dalam daftar tersebut membuat masyarakat di sekitar kawasan perlu mengantisipasi gangguan listrik pada malam hari.

Bagi mahasiswa maupun warga yang memiliki kegiatan hingga malam, lampu darurat dan baterai perangkat komunikasi sebaiknya sudah disiapkan sejak sore.

Pukul 18.00–21.30 WITA — F. HERTASNING BARU

Penyulang F. HERTASNING BARU juga mengalami penghentian sementara pasokan listrik pada rentang waktu yang sama.

Wilayah terdampak mencakup Jalan Hertasning, Jalan Aroepala, Permata Hijau Permai, Taman Yasmin, Kompleks Anging Mamiri, sebagian Kompleks Minasaupa, sebagian Pinggir Kanal Jembatan 2, dan sekitarnya.

Warga di kawasan permukiman tersebut perlu memperhatikan penggunaan pompa air, perangkat elektronik, hingga penerangan rumah karena pemadaman berlangsung selama sekitar tiga setengah jam.

Pukul 18.00–21.30 WITA — F. ANTANG

Pemadaman malam juga terjadi pada penyulang F. ANTANG.

Daftar wilayah terdampak meliputi Perumnas Antang, Jalan Manggala, Jalan Bangkala, Jalan Lasuloro, Jalan AMD, Jalan Ujung Bori, dan sekitarnya.

Bagi warga Perumnas Antang dan kawasan Manggala, pemadaman bertepatan dengan waktu masyarakat mulai memasuki aktivitas malam. Karena itu, persiapan penerangan dan pengisian daya perangkat perlu dilakukan sebelum pukul 18.00 WITA.

Jangan Tunggu Rumah Gelap, Siapkan Kebutuhan Sejak Sore

Pemadaman terjadwal memang dilakukan untuk kepentingan pemeliharaan infrastruktur dan menjaga keandalan jaringan. Namun, masyarakat tetap perlu melakukan sejumlah langkah sederhana agar aktivitas tidak terganggu terlalu lama.

Isi daya perangkat elektronik. Pastikan ponsel, laptop, tablet, modem, dan powerbank telah terisi sebelum pukul 15.30 WITA, terutama bagi warga yang masuk dalam sesi pemadaman pertama.

Siapkan lampu darurat atau senter. Penerangan alternatif menjadi semakin penting bagi wilayah yang mengalami pemadaman hingga malam.

Cabut perangkat elektronik sensitif. Televisi, komputer, AC, modem, dan perangkat lainnya dapat dicabut sementara dari stopkontak untuk mengantisipasi gangguan ketika aliran listrik kembali.

Penuhi kebutuhan air. Bagi rumah yang menggunakan pompa listrik, isi bak atau toren sebelum waktu pemadaman. Persediaan air akan sangat membantu ketika pompa tidak dapat digunakan.

Pelaku usaha siapkan sumber listrik cadangan. Toko, tempat usaha, kantor, maupun aktivitas yang membutuhkan listrik secara terus-menerus dapat menyiapkan sumber daya alternatif agar pekerjaan tetap berjalan.

Waktu Bisa Berubah Mengikuti Kondisi Lapangan

Masyarakat juga perlu memahami bahwa jadwal yang tercantum merupakan perkiraan waktu pelaksanaan pekerjaan. Kondisi di lapangan dapat membuat waktu pemadaman maupun penyalaan kembali listrik berubah.

Karena itu, warga di sekitar Baruga, Nipa-nipa, Antang, Tamangapa, Hertasning, Aroepala, Minasaupa, Pettarani, hingga Perumnas Antang sebaiknya tetap memantau informasi terbaru dari PLN.

Pemadaman ini dilakukan dalam rangka pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan, sehingga diharapkan dapat mendukung keandalan pasokan listrik dalam jangka panjang.

Untuk laporan gangguan, pengaduan, maupun informasi terkait kondisi kelistrikan terkini, pelanggan dapat menggunakan aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123.

Dengan mengetahui jadwal sejak awal, warga Kota Makassar dapat mengatur aktivitas, mengamankan peralatan elektronik, serta menyiapkan kebutuhan penting sebelum listrik benar-benar padam.

***

(TribunTrends)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *