Daerah  

Liga Inggris pecahkan rekor belanja transfer: habiskan Rp81,6 triliun, Manchester City paling boros

Ringkasan Berita:

  • Klub di Liga Inggris alias Premier League memecahkan rekor belanja musim panas dengan total £3,41 miliar atau sekitar Rp81,6 triliun.
  • Manchester City menjadi salah satu klub paling boros dengan pengeluaran sekitar £450 juta, termasuk £125 juta untuk Enzo Fernandez.
  • Menariknya, 38 persen transfer berbayar terjadi antar klub Premier League, menunjukkan kuatnya perputaran uang di Liga Inggris.

Liga Inggris kembali menunjukkan kekuatan finansialnya di bursa transfer musim panas 2026 ini.

Klub-klub Premier League memecahkan rekor belanja transfer musim panas untuk kali kedua secara beruntun.

Berdasarkan laporan BBC Sport, total uang yang dikeluarkan klub-klub Premier League pada bursa transfer musim panas 2026 mencapai 3,41 miliar pounds sterling atau sekitar Rp81,6 triliun.

Angka tersebut menjadi rekor baru sekaligus mempertegas dominasi finansial klub-klub Inggris dibandingkan liga-liga top Eropa lainnya.

Sebagai pembanding, klub Premier League menghabiskan sekitar £3,14 miliar pada musim panas 2025.

Lima tahun lalu, total pengeluaran klub-klub Inggris bahkan hanya berada di angka sekitar £1,13 miliar.

Lonjakan tersebut menunjukkan betapa besar daya beli klub Premier League dalam mendapatkan pemain-pemain top.

Manchester City Paling Boros

Manchester City menjadi salah satu klub yang paling mencolok dalam fenomena belanja besar-besaran tersebut.

The Citizens menggelontorkan dana sekitar £450 juta untuk mendatangkan sejumlah pemain baru pada musim panas 2026.

Pengeluaran besar Manchester City ditutup dengan perekrutan gelandang Timnas Argentina, Enzo Fernandez, dari Chelsea.

City membayar 125 juta juta pounds (Rp3 triliun) untuk mendapatkan Fernandez.

Nominal tersebut menyamai rekor transfer Inggris yang sebelumnya dibuat Liverpool ketika mendatangkan Alexander Isak dari Newcastle United.

Kesepakatan itu juga menjadi transfer kedua Manchester City dengan nilai lebih dari £100 juta pada musim panas ini.

Sebelumnya, City mendatangkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest dengan biaya sekitar £116 juta.

City kemudian merekrut Ayyoub Bouaddi dari Lille sebelum menutup bursa dengan mendatangkan Iliman Ndiaye dari Everton dengan nilai yang dilaporkan mencapai £65 juta.

Dengan rangkaian transfer tersebut, Manchester City melakukan perombakan besar-besaran terhadap skuad mereka.

Pengeluaran fantastis itu dilakukan setelah sejumlah pemain penting meninggalkan Etihad Stadium.

City juga dilaporkan mendapatkan sekitar £280 juta dari penjualan pemain, sehingga belanja bersih mereka lebih rendah dibandingkan total pengeluaran.

Enzo Fernandez Jadi Transfer Termahal

Kepindahan Enzo Fernandez menjadi salah satu sorotan utama bursa transfer musim panas 2026.

Gelandang asal Argentina tersebut meninggalkan Chelsea untuk bergabung dengan Manchester City dengan biaya £125 juta.

Transfer itu menyamai rekor transfer Alexander Isak ke Liverpool di musim lalu.

Fernandez juga mencatatkan sejarah tersendiri.

Ia menjadi pemain pertama yang dua kali terlibat dalam transfer dengan nilai lebih dari £100 juta sepanjang kariernya.

Sebelumnya, Chelsea membeli Fernandez dari Benfica pada Januari 2023 dengan nilai sekitar £106,8 juta.

Kedatangan Fernandez sekaligus memperlihatkan ambisi Manchester City untuk kembali menjadi penguasa Liga Inggris.

City melakukan investasi besar untuk memperkuat lini tengah setelah kepergian sejumlah pemain penting.

Tiga Transfer Fantastis dari Premier League

Manchester City bukan satu-satunya klub Inggris yang mengeluarkan uang dalam jumlah fantastis.

Tiga dari 10 transfer termahal dalam sejarah sepak bola terjadi pada musim panas 2026 dan semuanya melibatkan klub asal Liga Inggris.

Selain Enzo Fernandez, Chelsea mendatangkan Morgan Rogers dari Aston Villa dengan biaya sekitar £117 juta.

Manchester City sebelumnya juga membayar £116 juta untuk Elliot Anderson.

Liverpool turut mengeluarkan dana besar untuk mendatangkan Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain.

The Reds membayar biaya awal sekitar £107 juta, yang berpotensi meningkat menjadi £123 juta.

Sementara itu, Tottenham Hotspu juga tidak mau kalah.

Spurs mendatangkan Sandro Tonali dari Newcastle United dengan biaya yang berpotensi mencapai £100 juta.

Fenomena tersebut membuat Premier League semakin jauh meninggalkan kompetisi elite Eropa dalam hal daya beli.

Transaksi Sesama Klub Liga Inggris

Menariknya, sebagian besar transfer mahal musim panas ini justru terjadi antar sesama klub Liga Inggris.

Laporan BBC Sport menyatakan, sekitar 38 persen transfer yang melibatkan biaya terjadi di antara klub-klub Premier League.

Angka tersebut meningkat dari sekitar 30 persen pada musim panas sebelumnya.

Manchester City membeli Anderson dari Nottingham Forest dan Ndiaye dari Everton.

Chelsea mengambil Rogers dari Aston Villa.

Tottenham mendatangkan Tonali dari Newcastle.

Arsenal merekrut Bruno Guimaraes dari Newcastle, sedangkan Manchester United mendapatkan Carlos Baleba dari Brighton.

Fenomena tersebut memperlihatkan bahwa klub-klub Premier League tidak hanya menjadi pembeli terbesar di pasar Eropa, tetapi juga membangun pasar transfer yang sangat aktif di dalam kompetisi mereka sendiri.

Salah satu alasannya adalah klub Inggris cenderung memilih pemain yang sudah terbukti mampu tampil di Premier League.

(/Hafidh Rizky Pratama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *