PSL-TPS Perkuat Keamanan Rantai Pasok dengan Teknologi Container Scanner

SURABAYA – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL) dan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memperkuat pengawasan arus barang sekaligus mendukung kelancaran proses logistik melalui penyediaan dua unit container scanner di Terminal Petikemas Surabaya.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama pada Jumat (25/9). Melalui kolaborasi ini, PSL menyediakan dua unit container scanner beserta sistem pendukungnya yang ditempatkan untuk melayani jalur impor dan ekspor di lingkungan TPS.

Selain penyediaan peralatan, kerja sama tersebut mencakup integrasi teknologi informasi, pemeliharaan peralatan, serta penyediaan petugas pendukung. Seluruh komponen tersebut disiapkan untuk menjaga keandalan operasional sekaligus mendukung keamanan layanan pemeriksaan peti kemas.

Kehadiran fasilitas pemindai ini mendukung pelaksanaan pemeriksaan kontainer oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), sekaligus memperkuat pengawasan terhadap pergerakan barang ekspor dan impor di kawasan pelabuhan.

Direktur Utama PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Faruq Hidayat, mengatakan penerapan teknologi pemindai peti kemas menjadi salah satu bentuk sinergi antarentitas Pelindo Group dalam meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan, transparansi, dan akuntabilitas proses pemeriksaan.

“Melalui kerja sama dengan TPS, kami berupaya menghadirkan dukungan teknologi pemindai yang terintegrasi dengan sistem dan tata kelola yang baik. Penerapan teknologi ini sejalan dengan arah transformasi Pelindo di bawah pengarahan Danatara dalam memperkuat digitalisasi, modernisasi fasilitas, keselamatan, serta kualitas pelayanan,” ujar Faruq.

Menurutnya, pengembangan fasilitas pendukung pelabuhan tidak hanya berorientasi pada aspek operasional, tetapi juga pada upaya menghadirkan layanan yang semakin transparan, akuntabel, dan memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.

Sementara itu, Direktur Utama PT Terminal Petikemas Surabaya, Ali Sodikin, menyampaikan bahwa penyediaan container scanner merupakan bentuk dukungan TPS terhadap pelaksanaan tugas negara di bidang pengawasan kepabeanan.

“Sebagai operator terminal petikemas yang berada di kawasan pabean, TPS memiliki tanggung jawab untuk mendukung pelaksanaan pemeriksaan kepabeanan yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Kehadiran dua unit container scanner ini merupakan wujud komitmen kami dalam menyediakan fasilitas yang mendukung pengawasan yang lebih efektif, akurat, dan transparan, tanpa mengurangi kelancaran proses logistik di pelabuhan,” kata Ali.

Ia berharap sinergi antara PSL dan TPS melalui fasilitas tersebut dapat meningkatkan keamanan rantai pasok, memperkuat kepercayaan pengguna jasa, serta mendukung terciptanya ekosistem pelabuhan yang modern, berintegritas, dan berdaya saing global.

Penyediaan dua unit container scanner di TPS menambah deretan fasilitas pendukung pelabuhan modern yang dioperasikan PSL di sejumlah pelabuhan strategis, antara lain Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Medan.