INDONESIAKINI.ID – Penindakan terhadap dugaan penyadapan yang melibatkan anggota internal Polri mendapat dukungan dari Paguyuban Keluarga Besar Brimob (PKBB). Sikap itu disampaikan perwakilan paguyuban kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam pertemuan di Mabes Polri, Jumat (6/11).
Komjen (Purn) Imam Sudjarwo mengatakan, para purnawirawan datang untuk menyampaikan dukungan moral atas kebijakan Suyudi dalam memimpin dan membenahi organisasi. “Kedatangan kita tidak hanya silaturahmi, tapi kita juga men-support beliau (Suyudi), mendukung beliau terkait dengan kebijakan-kebijakan beliau. Walaupun hanya secara moral, secara moril kita mendukung,” ujar Imam dalam keterangan resmi, Sabtu (7/11).
Imam juga mengapresiasi sejumlah langkah yang diambil Suyudi pada awal masa jabatannya. Ia menyebut pergantian atau mutasi personel sebagai bagian dari penguatan organisasi, selain penindakan terhadap perkara narkotika dan dugaan penyadapan.
Dalam kasus penyadapan, Imam menyoroti bahwa pelakunya disebut berasal dari lingkungan Polri. Ia mengapresiasi langkah penindakan dan penangkapan yang dilakukan, meski keterangan tersebut tidak merinci identitas pelaku maupun proses perkara.
Suyudi menyambut dukungan para purnawirawan, termasuk mantan komandan Korps Brimob. Menurut dia, perhatian dan arahan para senior berperan dalam menjaga kekompakan kepolisian, terutama ketika institusi menghadapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat serta tantangan penegakan hukum.
Kapolri menyatakan kondisi Polri tetap solid dan menilai kekompakan itu perlu dijaga dengan dukungan internal, kepercayaan, serta partisipasi masyarakat. “Sampai hari ini, Polri dalam keadaan yang sangat baik, sangat solid, justru kami yakin semakin solid,” kata Suyudi.
Penulis: Emel Yanie





