JAKARTA – Atmosfer basket pelajar akhirnya menyentuh Kepulauan Seribu. DBL Indonesia melalui DBL Academy menggelar Basketball Clinic perdana di wilayah kepulauan tersebut, Rabu (4/2), bertempat di SMAN 69 Jakarta.
Program ini menjadi tonggak baru pembinaan basket di daerah yang selama ini minim akses terhadap agenda olahraga berskala besar, khususnya cabang olahraga bola basket.
Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi DBL Academy bersama Perbasi serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta. Sebanyak sekitar 40 pelajar putra-putri dari jenjang SMP dan SMA ambil bagian dalam kegiatan ini.
Peserta terdiri atas 20 siswa SMAN 69 Jakarta dan 20 siswa SMPN 113 Jakarta. Seluruh rangkaian latihan dipimpin langsung oleh jajaran pelatih DBL Academy, termasuk Basketball Director DBL Academy, Dimaz Muharri.
“Ini pertama kalinya dalam sejarah basket Jakarta, Perbasi Jakarta dan Perbasi Kepulauan Seribu mengadakan Basketball Clinic di sini,” ujar Dimaz.
Latihan dimulai sejak pukul 10.00 WIB dengan fokus pada penguatan fundamental permainan basket. Materi yang diberikan meliputi basic dribble, passing, shooting, hingga layup. Kurikulum latihan disesuaikan dengan hasil observasi awal pelatih terhadap kemampuan peserta di lapangan.
“Pesertanya sekitar 40 orang, cowok dan cewek. Karena masih basic, hari ini kami fokuskan ke fundamental basket,” jelasnya.
Meski cuaca cukup terik, semangat para peserta tidak surut. Minimnya kegiatan basket di Kepulauan Seribu membuat kehadiran DBL Academy disambut antusias oleh para pelajar.
“Mereka sangat excited. Mungkin karena ini pertama kalinya Basketball Clinic hadir di sini, jadi walaupun belum bisa basket, mereka nggak malu-malu,” tambah Dimaz.
Ia juga membagikan kisah inspiratif Muhammad Haikal Malik asal Bengkulu yang memulai perjalanan kariernya dari ajang Basketball Clinic hingga berhasil menembus DBL Camp dan terpilih sebagai DBL Indonesia All-Star ke Amerika Serikat.
“Dia ketemu kami di event Basketball Clinic. Dari situ ikut program DBL, lalu berangkat ke Amerika sebagai All-Star,” kenangnya.
Melalui kegiatan ini, DBL Academy berharap Basketball Clinic di Kepulauan Seribu menjadi pintu awal lahirnya talenta-talenta basket potensial dari wilayah kepulauan. Dengan semangat Where Champions Begin, DBL Academy berkomitmen memperluas jangkauan pembinaan basket serta membuka akses mimpi bagi pelajar Indonesia.
Ke depan, DBL Academy juga akan memperluas kehadirannya di wilayah Jakarta Timur, tepatnya di Asya, dengan rencana membuka kelas perdana pada Mei 2026.






