BISNIS  

Kawan Lama Group Perluas Jaringan ke Papua, Buka 100+ Toko Tahun Ini

Kawan Lama Group Gencar Ekspansi, Tambahkan Lebih dari 100 Toko di Tahun Lalu



Kawan Lama Group (KLG) terus memperluas bisnisnya dengan membuka lebih dari 100 toko sepanjang tahun lalu. Ekspansi ini tidak hanya terjadi di Pulau Jawa, tetapi juga menyasar pasar luar Pulau Jawa, termasuk pengembangan jaringan usaha hingga ke Papua.

Adeline Ausy Setiawan, Strategic Marketing Services Director KLG, menjelaskan bahwa KLG memiliki enam pilar usaha yang mencakup: industrial & commercial, consumer retail, food & beverage, property & hospitality, commercial technology, serta manufacturing & engineering. Dengan berbagai jenama yang dimiliki, KLG berhasil membuka total 103 toko pada tahun 2025.

Beberapa toko baru yang dibuka antara lain Azko, Informa, Informa Electronics, Toys Kingdom, Ataru, Selma, Neka, Chatime, Cupbop, Go Go Curry, Living World, dan Living Plaza. Sebaran toko tersebut mencakup wilayah di Jawa (57 toko), Sumatera & Batam (16 toko), Kalimantan (8 toko), Bali (6 toko), Sulawesi (10 toko), dan Papua (6 toko).

Selain ekspansi ritel, KLG juga memperkuat pilar bisnis manufaktur dengan pengoperasian pabrik di Kendal, Jawa Tengah. Selain itu, KLG memperkuat jaringan distribusi melalui 18 pusat distribusi terintegrasi yang tersebar di berbagai daerah, seperti Pulau Jawa (3 pusat distribusi), Sumatra & Batam (3), Kalimantan (4), Sulawesi (4), Maluku (2), dan Papua (2).

Rencana Ekspansi KLG pada Tahun 2026

Ausy menegaskan bahwa ekspansi KLG akan terus berlanjut pada tahun 2026. Namun, KLG akan lebih selektif dalam memilih lokasi, mengingat dinamika ekonomi dan perkembangan bisnis. Ekspansi akan fokus pada kota-kota tier 2 dan tier 3, serta memperhatikan peluang pertumbuhan ekonomi di luar Pulau Jawa.

“Masih ada kota-kota tier 2 dan tier 3 yang kami targetkan untuk masuk, tapi akan lebih selektif. Di Jawa, kehadiran kami sudah cukup banyak, tapi tetap akan kami perkuat. Kami juga melihat konsumen di luar Jawa tumbuh, ekonomi bagus, itu salah satu alasan memperkuat kehadiran di sana. Di Sumatra, Sulawesi, Kalimantan, sampai ke Papua,” ujar Ausy.

Di samping itu, industri ritel semakin kompetitif. Banyak toko baru dan merek global yang masuk ke Indonesia, sehingga KLG harus siap dengan inovasi produk dan layanan.

Persiapan Ramadan dan Ekspansi Property & Hospitality

Di pilar bisnis consumer retail, KLG bersiap menyambut Ramadan – Idulfitri sebagai musim puncak penjualan. KLG menyiapkan berbagai program promosi dan kampanye pemasaran, serta melengkapi lini produk dapur dan parsel.

Sementara itu, ekspansi di pilar bisnis property & hospitality terus berjalan. KLG bekerja sama dengan Artotel untuk membuka Artotel di Grand Wisata. Pembukaan hotel tersebut dijadwalkan pada Jumat (6/2/2026). Kerja sama ini melanjutkan pembukaan Artotel Living World Kota Wisata Cibubur pada Agustus 2025.

Ekspansi ini melengkapi portofolio bisnis property & hospitality KLG yang sebelumnya telah memiliki hotel Anumana di Ubud, Bali. Selain itu, KLG akan memperkuat bisnis property & hospitality melalui ekspansi Living World di daerah PIK 2. Meski tanggal pembukaannya belum ditentukan, KLG tetap berkomitmen untuk memperluas jaringan bisnisnya.

Ekspansi ke Pasar Global

Tidak hanya di dalam negeri, KLG juga ingin memperluas ekspansi ke pasar global. KLG telah mengekspor berbagai macam lini produk Krisbow, terutama ke kawasan Asia seperti Myanmar, Singapura, Maldives, Dubai, Filipina, dan Kuwait.

Dalam upaya memperluas pasar ekspor, KLG akan mengoptimalkan lini manufaktur melalui pabrik di Cikande dan Kendal. “Mudah-mudahan dengan produk yang semakin banyak, kami bisa lebih kompetitif, lebih beragam juga produk yang bisa kami tawarkan ke mitra di luar negeri,” kata Ausy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *