SENTANI (INDONESIAKINI.id) – Ketua Aliansi Sentani Bersatu Sejahtera (ASBS) Jhon Maurids Suebu SH menyikapi situasi terkini pasca Viralnya Video Live streaming dari Sdr Anugrah (Alias AKBAR) beberapa hari yang lalu, di mana dalam Video tersebut merespon situasi pada saat masyarakat Papua Sedang dalam situasi dan kondisi Duka Paskah Kematian Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe.
Jhon Maurids Suebu, Mengatakan, “pertama saya Memberikan apresiasi Yang tinggi kepada Saudara Anugrah, Terimakasih banyak untuk saudara Anugrah yang nyata – nyata sangat peduli dengan kondisi saat ini dan mau memberikan himbauan kepada saudara – saudaranya yang ada di tanah Papua terkhusus di Jayapura untuk lebih pandai melihat situasi dan tidak terhasut dan bertindak sesuka hati, hal ini di sampaikan via komunikasi telepon, Minggu, 31/12/2023.
“Harapan saya ke depan harus ada lagi yang berjiwa Papua Seperti Saudara Kami Anugrah kalian harus pandai Melihat dan membaca situasi sehingga ada rasa saling menghargai sesama kita. Terkait Viralnya Video Saudara Anugrah Menimbulkan Kegelisahan Dari Aliansi Masyarakat Nusantara Sehingga Mendatangi Mapolres Jayapura Dengan Menghadirkan Anugrah alias Iqbal Untuk Mengklarifikasi Video Tersebut Di Obhe atau Para – Para Adat Mapolres Jayapura Sebagai Tempat Untuk Menyelesaikan Persoalan,” ucap Maurids.
Ditambahkan Suebu, Kapolres Jayapura Sangat Peduli Dengan Situasi Tersebut Sehingga Mengundang Aliansi Masyarakat Nusantara Datang Di Para – para adat Sebagai Bentuk Penghormatan Dan Penghargaan akan Budaya Orang Asli Papua Terutama Suku Sentani untuk Menyelesaikan Persoalan Tersebut.
‘Soal pemukulan yang di lakukan oleh sesepuh atau orang tua dari Anugrah itu bagian dari Nasehat yang mana sudah menjadi adat istiadat suku tersebut sehingga hal itu bukan sebuah penganiayaan yang di lakukan sekalipun terjadi di Obhe Mapolres Jayapura ” tutur Jhon.
Aksi Alinsi Masyarakat Nusantara Juga sudah di selesaikan secara kekeluargaan sehingga Saudara Anugrah sendiri juga sudah mengklarifikasi dengan membuat pernyataan dan meminta maaf atas ucapannya, sehingga persoalan ini benar-benar telah selesai.
Menurut Maurids, saya berharap tidak ada lagi yang ungkit masalah ini karna persoalan telah selesai soal kejadian itu sebuah Nasehat jadi kita harus bisa melihat dengan arif dan bijak.
“Kedepan hal – hal ini menjadi pertimbangan dan akan di putuskan dalam sebuah Rapat Akbar ASBS agar siapa yang melakukan kegiatan apapun bentuknya harus ada kordinasi dengan tuan rumah. ” tuturnya. (Silastokoro)






