Halsel (Indonesiakini.id) – Pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Makian di Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara terancam gagal dalam proses pembangunan fisik
Terancam gagalnya pembangunan tersebut karena telah melewati masa kontrak sejak Tanggal 29 Desember 2023 namu pekerjaan baru mencapai 25 persen
Saat ini proses pekerjaan fisik pembangunan RS pratama telah di hentikan oleh pihak rekanan (Penyedia Jasa) tanpa Adendum atau penambahan klausul perjanjian kontrak pokok
Hal ini juga dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan, Asia Hasyim ketika di konfirmasi Indonesiakini.id Selasa, 09 Januari 2024
Kata Asia, “Pekerjaan RS Pratama tidak mencapai 100 persen, saat ini baru 25 persen”
“Pekerjaan tersebut telah berakhir masa kontraknya sejak tanggal 29 Desember 2023 dan pelaksanaan pekerjaan tidak ada kemajuan”
Asia juga mengakui pekerjaan tersebut tidak ada adendum dari pihak rekanan dan PPK, Lalu di tanya apa langkah dinas terkait pembangunan RS Pratama,? Asia enggan menjawab
Di ketahui pekerjaan fisik RS Pratama dikerjakan oleh Rekanan PT. Bina Bangun Sakti dengan Nilai Pagu Rp. 44.300.000.000.00 (44,3 Miliar) bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2023 yang berlokasi di Desa Rabutdaiyo Kecamatan Makian Kabupaten Halmahera Selatan
Terpisah, pihak rekanan ketika di konfirmasi via WhatsApp maupun telepon dengan nomor 081262xxxx48 tidak aktif hingga berita ini di tayang. (AE)






