SURABAYA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama PT Pegadaian terus berkomitmen mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan generasi muda.
Salah satunya melalui ajang bergengsi tingkat nasional bertajuk Indonesia Sharia Financial Olympiad (ISFO) 2025, yang resmi digelar kembali tahun ini di Kantor OJK Jawa Timur, jl. Gubernur Suryo 28-30, Surabaya. (04/11/25) Selasa.
Kompetisi edukatif ini dirancang untuk menumbuhkan pemahaman pelajar dan mahasiswa terhadap prinsip keuangan syariah, sekaligus menanamkan nilai-nilai etika, keadilan, dan tanggung jawab sosial dalam pengelolaan keuangan serta kewirausahaan.
Tahun ini, ISFO mengusung semangat #ShariaISFOrUs, yang mengajak generasi muda untuk bersama-sama menggerakkan ekonomi berbasis nilai syariah.
ISFO 2025 menghadirkan dua kategori utama, yakni:
Cerdas Cermat Keuangan Syariah (CCKS): kompetisi interaktif bagi pelajar SMA/SMK/MA sederajat untuk menguji wawasan seputar prinsip keuangan syariah, peran OJK, dan literasi finansial.
Wirausaha Muda Keuangan Syariah (WMS): ajang bagi mahasiswa untuk menampilkan ide bisnis dan inovasi kewirausahaan berbasis prinsip syariah yang berdampak sosial dan lingkungan.
Kompetisi ini berlangsung melalui beberapa tahapan mulai dari penyisihan wilayah, final regional, final nasional, hingga grand final yang dijadwalkan pada 4 November 2025 di Jakarta. Seluruh tahapan awal dilaksanakan secara daring, sementara grand final digelar tatap muka untuk menentukan juara nasional.
Selain piagam penghargaan dan kesempatan berjejaring, pemenang ISFO 2025 juga berhak atas total hadiah hingga Rp25 juta serta penghargaan khusus bagi best supporter di masing-masing kategori.
Plt. Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK, M. Ismail Riyadi, menyampaikan bahwa penyelenggaraan ISFO merupakan langkah strategis dalam membina generasi muda agar memahami konsep keuangan syariah sejak dini.
“Kami berharap ISFO menjadi wadah belajar yang menyenangkan dan kompetitif, sekaligus mendorong lahirnya talenta muda yang berperan sebagai agen literasi keuangan syariah di lingkungannya,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Beni Martina Maulan, menegaskan bahwa Surabaya siap menjadi salah satu pusat penggerak semangat literasi keuangan syariah di Indonesia Timur.
“Kami melihat antusiasme luar biasa dari pelajar dan mahasiswa di wilayah kami. Melalui ISFO, kami ingin memperkuat pemahaman mereka terhadap keuangan syariah yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga keberkahan dan keberlanjutan. Ini momentum penting untuk mencetak generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi ekonomi syariah nasional,” tuturnya.
Pendaftaran ISFO 2025 telah dibuka sejak 1 Agustus hingga 30 September 2025 melalui tautan resmi linktr.ee/ISFO2025. Kompetisi ini tidak dipungut biaya dan terbuka bagi seluruh pelajar serta mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia.






