KemenKomdigi Dorong Mahasiswa Unitomo Jadi Produsen Narasi Positif di Ruang Digital

SURABAYA – Kementerian Komunikasi dan Digital (KemenKomdigi) RI mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi tampil sebagai produsen narasi positif di ruang digital.

Melalui program INDONESIA GOID Goes to Campus, KemenKomdigi menggandeng Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya untuk menggelar edukasi literasi digital bertema “Your Story Our Nation”, Rabu (19/11).

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Ki Moh. Saleh ini dihadiri Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media KemenKomdigi RI Fifi Aleyda Yahya, serta Rektor Unitomo Prof. Dr. Siti Marwiyah.

Keduanya menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga wajah bangsa di era digital, dengan menghasilkan konten yang cerdas, beretika, dan berdampak positif.

“Ruang digital adalah etalase bangsa. Apa pun yang kita unggah mencerminkan siapa kita sebagai negara. Karena itu narasi yang dibangun harus positif dan konstruktif,” tutur Siti Marwiyah di hadapan ratusan mahasiswa.

Senada itu, Fifi Aleyda Yahya menyebut setiap unggahan—baik tulisan, video, maupun opini—mempunyai dampak nyata pada masyarakat. Karena itu, mahasiswa diajak menjadikan ruang digital sebagai alat perjuangan dan kontribusi bagi kemajuan Indonesia.

“Setiap postingan punya arti. Mari jadikan digital sebagai kekuatan untuk membangun, bukan merusak. Keterampilan bercerita dan menulis digital harus diarahkan agar membawa manfaat,” tegasnya.

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan talkshow interaktif bersama Penulis Fenty Effendi, Konten Kreator Hari Obbie, dan Dosen Fikom Unitomo Nur’annafi.

Para narasumber membagikan tips membangun narasi yang menarik dan kredibel, teknik storytelling, cara membaca tren, hingga strategi kreatif mengemas pesan positif tanpa mengabaikan akurasi fakta. Seluruh materi diperkuat dengan contoh nyata dari pengalaman mereka di dunia konten digital.

Program ini menjadi bagian dari komitmen KemenKomdigi dalam memperluas literasi digital ke berbagai kampus di Indonesia.

Harapannya, mahasiswa tidak hanya cakap dalam mengonsumsi informasi, tetapi juga mampu menjadi garda terdepan dalam melawan hoaks, disinformasi, serta memproduksi konten berkualitas yang memperkuat citra bangsa.

Dengan dorongan ini, generasi muda Unitomo diharapkan mengambil peran strategis sebagai produsen narasi positif untuk mewujudkan ruang digital yang lebih sehat, cerdas, dan bertanggung jawab.