Oli Gardan Mobil Dibuat Lebih Kental dari Oli Mesin, Ini Dia Alasannya
Oli Gardan Mobil Dibuat Lebih Kental dari Oli Mesin, Ini Dia Alasannya
Oli gardan memiliki karakteristik viskositas atau kekentalan yang berbeda dengan oli mesin. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yang memengaruhi fungsinya dalam sistem kendaraan.
Perbedaan Viskositas Oli Gardan dan Oli Mesin
Secara umum, oli gardan mobil memiliki tingkat kekentalan yang jauh lebih tinggi dibandingkan oli mesin. Contohnya, oli gardan biasanya memiliki viskositas antara 80W, 90W, hingga 140W. Sementara itu, oli mesin mobil umumnya hanya memiliki viskositas mulai dari 5W, 10W, atau bahkan 20W saja.
Perbedaan ini bukan tanpa alasan. Oli gardan dirancang untuk menghadapi kondisi kerja yang berbeda dengan oli mesin. Oleh karena itu, kekentalan oli gardan harus mampu menahan beban tekanan gesekan yang lebih tinggi.
Alasan Oli Gardan Lebih Kental
Menurut Andy, pemilik bengkel Honda Clinic di Jakarta Timur, oli gardan dibuat lebih kental karena perbedaan beban kerja dan cara pelumasannya.
- “Oli gardan dirancang untuk menghadapi tekanan gesekan yang sangat tinggi. Oleh karena itu, diperlukan pelumasan yang lebih kuat agar komponen-komponen dalam gardan tidak mudah aus.”
- “Selain itu, oli gardan tidak memerlukan pompa oli seperti pada oli mesin. Penggunaannya hanya bergantung pada cipratan atau splash dari gerakan komponen dalam gardan.”
Selain itu, gardan juga tidak memiliki sistem pendingin seperti pada mesin. Oleh karena itu, oli yang lebih kental cenderung lebih stabil dan tidak cepat encer saat suhu meningkat akibat perjalanan jauh.
Manfaat Oli Gardan yang Kental
Kekentalan oli gardan juga memberikan manfaat lain. Salah satunya adalah kemampuannya dalam meredam suara atau noise gesekan antar komponen gir di dalam gardan. Hal ini membuat pengemudi merasa lebih nyaman saat berkendara.
Selain itu, oli gardan juga memiliki masa pakai yang lebih lama dibandingkan oli mesin. Karena fungsinya hanya melumasi komponen gir, oli gardan bisa digunakan hingga sekitar 30.000–40.000 kilometer atau diganti setiap 2 tahun sekali.
Pentingnya Penggantian Berkala
Meskipun oli gardan memiliki masa pakai yang lebih lama, penggantian secara berkala tetap diperlukan. Jika tidak diganti, oli bisa kehilangan kemampuan pelumasannya dan menyebabkan kerusakan pada komponen gardan.
Beberapa risiko yang bisa terjadi jika oli gardan tidak diganti berkala antara lain:
Komponen gir menjadi lebih cepat aus
Terjadi peningkatan gesekan yang bisa menyebabkan panas berlebih
* Kinerja transmisi menjadi tidak optimal
Tips untuk Pemilik Kendaraan
Bagi pemilik kendaraan, penting untuk memperhatikan rekomendasi pabrikan terkait penggantian oli gardan. Jangan tergoda untuk menggunakan oli mesin sebagai pengganti oli gardan, karena sifatnya yang berbeda bisa menyebabkan kerusakan pada sistem transmisi.
Jadi, selalu pastikan untuk menggunakan oli gardan sesuai dengan anjuran produsen dan lakukan penggantian secara berkala agar performa kendaraan tetap optimal.








