BISNIS  

Dari Make Up ke Mindset, TPS Bentuk Kartini Modern yang Berdaya

Teks Foto : Kartini TPS tampil percaya diri usai mengikuti pelatihan grooming sebagai bagian dari penguatan kapasitas diri. (ist)

SURABAYA – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar kegiatan bertajuk “Cantiknya Kartini TPS” di Kantor TPS, Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengembangan diri bagi pekerja perempuan agar semakin percaya diri dalam menjalankan berbagai peran, baik di keluarga, lingkungan sosial, maupun dunia profesional.

Sebanyak 50 pekerja perempuan TPS turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Selain meningkatkan kapasitas diri, acara ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan serta solidaritas antarpekerja perempuan di lingkungan perusahaan.

Mengusung semangat “Habis Gelap Terbitlah Terang”, TPS memaknai perjuangan Raden Ajeng Kartini sebagai simbol keberanian, ketenangan, dan konsistensi dalam membuka akses pendidikan bagi perempuan Indonesia. Nilai tersebut dinilai tetap relevan hingga saat ini, terutama di tengah semakin luasnya kesempatan perempuan untuk berkiprah di berbagai sektor, termasuk logistik dan kepelabuhanan.

Di lingkungan TPS, pekerja perempuan memiliki peran strategis, mulai dari menjalankan tugas operasional, memimpin tim kerja, hingga menjadi representasi perusahaan di ruang publik. Dalam setiap peran tersebut, para “Kartini TPS” diharapkan mampu membawa pesan positif sebagai insan yang berdaya, sekaligus menjunjung tinggi nilai saling menguatkan, menghargai, dan menghormati.

Nilai tersebut tercermin melalui semangat untuk hadir secara utuh (show up), berkomunikasi secara konstruktif (speak up), serta memberikan kebermanfaatan (stand out) dalam setiap kesempatan.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, TPS juga menghadirkan pelatihan keterampilan merias diri. Program ini bertujuan mendukung pekerja perempuan agar tampil bersih, rapi, dan profesional sebagai bentuk penghargaan terhadap diri sendiri, rekan kerja, maupun mitra komunikasi.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Palupi, menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini di lingkungan TPS bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi nilai dan perilaku kerja yang relevan dengan tantangan profesional masa kini.

“Semangat R.A. Kartini mengajarkan keberanian untuk membuka jalan dengan penuh kesadaran, ketenangan, dan konsistensi. Nilai tersebut kami refleksikan dalam peran Kartini TPS sebagai pekerja perempuan yang hadir secara utuh, berani menyampaikan gagasan secara konstruktif, serta mampu memberikan kontribusi dan makna dalam setiap peran yang dijalani,” ujarnya.

Ia menambahkan, setiap pekerja perempuan TPS merupakan representasi perusahaan dalam berbagai situasi dan interaksi.

“Penguatan kepercayaan diri, termasuk melalui keterampilan sederhana seperti merias diri secara profesional, kami selaraskan dengan berbagai program pengembangan kapasitas lainnya. Harapannya, Kartini TPS dapat tumbuh sebagai insan yang utuh dan siap berkontribusi optimal dalam mendukung keberlanjutan serta pencapaian perusahaan ke depan,” tutup Erika.