Ayo Segera Ganti Ban Mobil, Sebelum Bagian Kawat Ini Terlihat!
Ayo Segera Ganti Ban Mobil, Sebelum Bagian Kawat Ini Terlihat!
Ban mobil yang sudah mengalami keausan parah biasanya menunjukkan tanda-tanda yang bisa terlihat dengan mata telanjang. Salah satu tanda paling berbahaya adalah munculnya kawat atau benang penguat di permukaan ban. Kondisi ini menandakan bahwa lapisan karet sudah habis dan ban tidak lagi aman untuk digunakan.
Untuk memastikan kondisi ban, sebaiknya segera menghubungi toko ban terdekat. Mereka dapat memberikan informasi mengenai batas aman penggunaan ban jika dilihat secara visual.
“Kalau sudah kelihatan kawatnya, itu sudah sangat bahaya. Jelas harus langsung diganti, udah nggak bisa ditunda,” ujar Hari Permana, pemilik toko ban RSK Garage.

Ban dalam kondisi tersebut sangat berisiko pecah saat digunakan, terutama di kecepatan tinggi. Selain itu, suhu jalan yang panas juga bisa mempercepat kerusakan ban yang sudah tipis.
Tanda lain yang perlu diperhatikan adalah kondisi tapak ban. Jika permukaan ban sudah sejajar dengan indikator TWI (Tread Wear Indicator), artinya batas aman sudah terlewati.
“Kalau sudah kena TWI, jangan dipakai jauh-jauh, apalagi buat perjalanan jauh,” lanjutnya.

Selain itu, retakan pada dinding ban juga menjadi indikasi karet sudah getas. Kondisi ini biasanya terjadi karena usia pakai yang sudah cukup lama. Ban yang retak berisiko pecah meskipun tapaknya masih terlihat tebal.
Karena itu, pengecekan kondisi ban secara rutin penting dilakukan untuk menjaga keselamatan berkendara.
Tanda-Tanda Ban Harus Diganti
Berikut beberapa tanda yang menunjukkan ban mobil sudah harus diganti:
Munculnya kawat atau benang penguat
Saat kawat terlihat di permukaan ban, ini menandakan lapisan karet sudah habis. Ban dalam kondisi ini sangat berisiko pecah, terutama saat berkendara dengan kecepatan tinggi.Tapak ban sudah sejajar dengan TWI
Indikator TWI menunjukkan tingkat keausan ban. Jika tapak ban sudah sejajar dengan TWI, maka ban sudah mencapai batas aman dan harus segera diganti.Adanya retakan pada dinding ban
Retakan pada dinding ban menunjukkan bahwa karet sudah mulai getas. Meskipun tapak ban masih terlihat tebal, ban tetap rentan pecah.Ban terlihat retak atau mengelupas
Jika ban memiliki retakan atau bagian yang mengelupas, ini bisa menjadi tanda awal kerusakan serius. Ban dalam kondisi ini tidak aman untuk digunakan.
Tips Merawat Ban Mobil
Agar ban tetap dalam kondisi baik dan aman, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:
Periksa tekanan angin ban secara rutin
Tekanan angin yang tidak sesuai bisa menyebabkan keausan yang tidak merata dan meningkatkan risiko pecah.Lakukan pengecekan visual setiap minggu
Pastikan tidak ada retakan, kawat terlihat, atau tanda-tanda keausan lainnya.Ganti ban jika sudah mencapai batas usia
Ban memiliki masa pakai tertentu, biasanya sekitar 5 hingga 6 tahun. Bahkan jika belum aus, ban yang terlalu tua bisa lebih rentan rusak.Hindari berkendara di jalan yang tidak rata atau berbatu
Jalan yang tidak rata dapat mempercepat kerusakan ban dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Dengan melakukan perawatan dan pengecekan rutin, keselamatan berkendara dapat terjaga. Jangan menunda penggantian ban jika sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Kesehatan ban mobil adalah faktor penting dalam menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan.






