Bacaan Liturgi Hari Ini untuk Pesta Santo Teodorus Trichinas
Hari ini, umat Katolik merayakan pesta Santo Teodorus Trichinas, seorang martir yang dianggap sebagai tokoh penting dalam sejarah iman. Selain itu, hari ini juga merupakan hari biasa pada Pekan III Paskah dengan warna liturgi putih yang melambangkan kebersihan dan kemenangan Yesus Kristus atas maut.
Bacaan Liturgi Hari Senin 20 April 2026
Bacaan liturgi hari ini terdiri dari beberapa bagian yang menggambarkan perjalanan iman dan pengorbanan para murid serta para tokoh agama. Berikut adalah rincian bacaan-bacaan tersebut:
Bacaan Pertama: Kisah Para Rasul 6:8-15
Dalam kitab Kisah Para Rasul, kita membaca tentang Stefanus, seorang murid Yesus yang penuh dengan karunia dan kuasa. Ia melakukan mujizat dan tanda-tanda di antara orang banyak. Namun, ia juga menghadapi tantangan dari kelompok tertentu yang tidak menyukainya. Mereka mencoba menantangnya, tetapi tidak bisa melawan hikmat dan Roh yang mendorongnya berbicara. Akhirnya, mereka menghasut orang-orang untuk menuduhnya melakukan hal-hal yang tidak benar, seperti menghina Taurat dan tempat kudus. Akibatnya, Stefanus ditangkap dan dibawa ke hadapan Mahkamah Agama. Saat duduk dalam sidang, semua orang melihat wajahnya seperti muka seorang malaikat.
Mazmur Tanggapan: Mazmur 119:23-24, 26-27, 29-30
Mazmur ini mengungkapkan kerinduan seseorang untuk menjalani kehidupan yang sesuai dengan ketetapan Tuhan. Dalam mazmur ini, penulis menyatakan bahwa meskipun pemuka-pemuka duduk bersepakat melawan dia, ia tetap merenungkan ketetapan-ketetapan Tuhan. Peringatan-peringatan-Nya menjadi kegemarannya dan menjadi penasihatnya. Ia memohon agar Tuhan membuatnya mengerti petunjuk titah-Tuhan sehingga ia dapat merenungkan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib. Ia juga memohon agar jalan dusta dijauhkan darinya dan diberikan Taurat-Nya.
Injil: Yohanes 6:22-29
Dalam injil Yohanes, kita membaca tentang orang banyak yang mencari Yesus setelah ia pergi ke seberang laut. Mereka bertanya kepada-Nya, “Rabi, bilamana Engkau tiba di sini?” Yesus menjawab bahwa mereka mencari-Nya bukan karena melihat tanda-tanda, melainkan karena mereka telah makan roti dan kenyang. Ia menekankan bahwa pekerjaan yang dikehendaki Allah adalah percaya kepada Dia yang diutus oleh Allah.
Santo Teodorus Trichinas, Martir
Santo Teodorus Trichinas adalah seorang pertapa abad keempat yang hidup menyendiri di daerah gurun pasir di luar kota Konstantinopel. Meskipun kisah pembunuhannya tidak sepenuhnya diketahui, ia dianggap sebagai martir yang rela mengorbankan hidupnya demi imannya. Kehidupannya memberikan contoh bagi umat Katolik tentang kesabaran, kepercayaan, dan pengabdian kepada Tuhan.
Pesta Santo Teodorus Trichinas memberikan kesempatan bagi umat Katolik untuk merenungkan nilai-nilai iman yang dipegang oleh para martir. Dengan membaca bacaan liturgi hari ini, umat dapat belajar dari pengalaman para rasul dan para tokoh agama lainnya yang berjuang untuk menjaga kebenaran dan keadilan.
Setiap bacaan liturgi memiliki makna dan pesan yang mendalam. Melalui bacaan-bacaan ini, umat Katolik dapat memperkuat imannya dan memahami lebih dalam tentang kehidupan Yesus serta para murid-Nya. Dengan demikian, pesta Santo Teodorus Trichinas menjadi momen penting untuk refleksi diri dan peningkatan kesadaran akan arti iman yang sejati.






