H.O.G Anak Elang Jakarta Chapter akan kembali menyelenggarakan touring tahunan dengan tema Official Journey ke-6. Acara ini akan berlangsung pada 6 hingga 10 Mei 2026 dan diikuti oleh 125 anggota.
Untuk mempersiapkan acara ini, H.O.G Anak Elang Jakarta Chapter menggelar konferensi pers sekaligus rapat strategis di Cafeagle, Showroom Anak Elang Harley Davidson of Jakarta, pada hari Minggu (26/4/2026).
Menurut informasi yang diperoleh, seluruh persiapan untuk gelaran Official Journey ke-6 telah matang. Rute yang akan ditempuh meliputi Solo, Malang, Banyuwangi, lalu menyeberang ke Bali.
Dari 125 anggota yang ikut serta dalam acara ini, dibagi menjadi 5 kelompok masing-masing terdiri dari 25 anggota. Director H.O.G Anak Elang Harley-Davidson, Suherli, menjelaskan bahwa manajemen touring menjadi kunci utama agar perjalanan berjalan aman, nyaman, dan lancar.
“Touring ini bukan sekadar perjalanan biasa, karena melibatkan banyak peserta dengan jarak tempuh panjang. Jadi disiplin dan kesiapan tim sangat penting,” ujar Suherli dalam konferensi pers di Jakarta Barat, Minggu (26/4/2026).
Setiap kelompok akan dikawal oleh officer on duty serta didukung kendaraan pendukung, termasuk dua unit ambulans lengkap dengan tim medis. Tidak hanya itu, touring ini juga dilengkapi dengan private guard, tim mekanik, serta mobil backup yang siap mengantisipasi berbagai kondisi di jalan.
“Jadi bukan hanya sekedar touring, tapi kami sudah persiapkan dengan matang termasuk menyediakan dua unit ambulans, mobil towing, mekanik dan sparepart. Hal ini sesuai dengan konsep awal yakni touring aman dan nyaman untuk semua member,” tambahnya.

Sebelum melakukan touring, tim survey sudah melakukan pemantauan kondisi lalu lintas. Kondisi jalan semua dicek, titik jalan rusak, keramaian dan hal lainnya agar selama perjalanan lancar.
Tim survey Official Journey ke-6 memastikan akan mengambil jalur tengah dan jalur selatan untuk mengantisipasi kemacetan dan keramaian. Selain itu, jalur selatan dan tengah dipilih karena lebih jarang bus dan truk yang melintas dibanding jalur utara (Pantura).
Selain touring semata, kegiatan ini akan diisi dengan agenda sosial (charity) di beberapa kota persinggahan seperti Malang dan Banyuwangi. Kegiatan charity menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap touring H.O.G Anak Elang.
“Setiap touring kami selalu ada kegiatan sosial. Ini bentuk kepedulian kami kepada masyarakat di daerah yang kami singgahi,” tambah Suherli.
Pemilihan Bali sebagai titik akhir perjalanan touring bukan tanpa alasan. Selain memiliki daya tarik wisata kelas dunia, Bali juga dinilai lebih mudah dijangkau oleh peserta non-rider yang ingin bergabung dalam rangkaian acara.
“Bali punya magnet tersendiri. Selain itu, aksesnya mudah, jadi peserta yang tidak ikut riding tetap bisa hadir langsung di acara puncak,” tutup Suherli.
Dengan persiapan matang dan dukungan tim lengkap, H.O.G Anak Elang optimistis touring tahun ini akan berjalan sukses.





