2.990 siswa SD Biak Numfor siap ujian sekolah 2026

Persiapan Ujian Sekolah di Kabupaten Biak Numfor

Sebanyak 2.990 siswa dari 166 SD di Kabupaten Biak Numfor, Papua, sedang bersiap mengikuti Ujian Sekolah serentak pada 5 hingga 7 Mei 2026. Kesiapan ini dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DIkdaya) Kabupaten Biak Numfor untuk memastikan evaluasi akhir berjalan dengan tertib dan sesuai standar nasional.

Kepala Dikdaya Kabupaten Biak Numfor, Kamaruddin, menekankan pentingnya kesiapan teknis dan administratif sebelum pelaksanaan ujian. Ia meminta seluruh kepala sekolah untuk memastikan aspek administratif tuntas sebelum tanggal ujian tiba. Menurut Kamaruddin, indikator keberhasilan ujian terletak pada ketepatan waktu, kelancaran proses, serta partisipasi aktif orang tua siswa dalam mempersiapkan anak-anak mereka.

“Indikator ujian yang baik itu dilaksanakan tepat waktu, pelaksanaannya berjalan dengan baik, serta didukung partisipasi masyarakat dalam menyiapkan siswa,” ujar Kamaruddin, Sabtu (25/4/2026).

Penerapan Teknologi dalam Ujian

Kamaruddin juga mengapresiasi kemajuan teknologi yang diterapkan di enam sekolah, termasuk SD Negeri Samares di wilayah 3T. Sekolah-sekolah tersebut menggunakan sistem Computer Based Test (CBT), sehingga mempercepat proses pemeriksaan hasil ujian dan mengurangi risiko kesalahan administrasi.

Sementara itu, mayoritas sekolah lainnya masih menggunakan metode ujian berbasis kertas. Hal ini didukung oleh pendanaan dari Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah). Meskipun demikian, semua peserta wajib terdaftar aktif dan memiliki rapor lengkap agar dapat mengikuti ujian secara sah.

Jadwal Ujian dan Pengawasan

Selain ujian utama, sebanyak 140 sekolah dijadwalkan mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) pada 20 hingga 30 April 2026. Tahun ini, sebanyak 166 SD akan mengikuti ujian sekolah, sementara SD Lanud Angkasa Manuhua absen karena belum memiliki siswa kelas VI.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah, Japosman Situmorang, menjelaskan bahwa panitia telah menyiapkan soal ujian melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) di setiap gugus pendidikan. Untuk menjaga integritas ujian, dinas menerapkan skema pengawasan silang antar-gugus atau pengawas internal yang bukan merupakan guru kelas VI.

Fokus pada Validasi Data

Salah satu fokus utama saat ini adalah validasi data Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) untuk menghindari kendala administrasi saat kelulusan. Proses ini sangat penting agar tidak ada siswa yang terlewat atau mengalami kesulitan dalam mendapatkan ijazah.

Dengan persiapan yang matang dan pengawasan yang ketat, ujian sekolah di Kabupaten Biak Numfor diharapkan berjalan lancar dan memberikan hasil yang adil bagi seluruh peserta didik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *