Kehilangan Sosok yang Berdedikasi dalam Dunia Usaha
Kepergian mantan ketua DPP Apindo Jawa Tengah, Frans Kongi, pada Jumat (2/5/2026), meninggalkan kesan mendalam bagi kalangan pengusaha. Di balik kepemimpinannya selama lebih dari satu dekade, almarhum dikenal sebagai sosok yang tegas, berani, sekaligus penuh dedikasi dalam membela kepentingan dunia usaha.
Wakil Ketua Bidang Hukum DPP Apindo Jawa Tengah, Daryanto, mengenang Frans Kongi sebagai figur yang memiliki komitmen kuat dalam memberikan pelayanan kepada para pengusaha, khususnya saat menghadapi persoalan ketenagakerjaan maupun tantangan bisnis secara umum.
“Beliau orang yang berdedikasi dan memiliki komitmen tegas dalam memberikan pelayanan kepada para pengusaha, terutama ketika menghadapi persoalan ketenagakerjaan maupun masalah dunia usaha secara umum,” ujar Daryanto.
Menurutnya, Frans Kongi adalah sosok yang telah terpatri dengan roh dunia usaha sejak lama. Hal itu membuatnya kerap tampil lugas dan berani ketika menghadapi berbagai kebijakan atau situasi yang dinilai mempersulit pelaku usaha. Tak jarang, sikap tersebut membuat almarhum harus berhadapan langsung dengan berbagai pihak, mulai dari serikat pekerja hingga aparat penegak hukum.
“Beliau sering ‘bertabrakan’ karena posisinya yang membela kepentingan pengusaha, misalnya dalam isu pengupahan atau persoalan hukum tertentu,” katanya.
Namun demikian, Daryanto menegaskan bahwa langkah Frans Kongi selalu terukur dan tidak dilakukan secara gegabah. Dalam setiap penyelesaian persoalan, ia tetap mengedepankan pendekatan yang proporsional.
“Beliau tidak pernah membabi buta. Kalau ada pengusaha yang ‘teraniaya’, beliau tampil berani. Tapi tetap dalam koridor yang terukur,” imbuhnya.
Lebih jauh, Daryanto menyebut perjuangan Frans Kongi untuk organisasi pengusaha sudah dimulai sejak 1975 dan terus berlanjut hingga akhir hayatnya. Dedikasi tersebut diberikan tanpa pamrih, bahkan tetap menjaga hubungan baik dengan pihak lain.
“Beliau berjiwa besar, menghormati perbedaan, dan tampil sederhana, tidak neko-neko. Saya mengenal beliau sejak 1992 saat beliau masih menjadi Wakil Ketua DPP Apindo Jawa Tengah,” kenangnya.
Frans Kongi dinilai bukan hanya pemimpin organisasi, tetapi juga simbol keteguhan dalam memperjuangkan kepentingan dunia usaha dengan tetap menjunjung etika dan keseimbangan.
“Sungguh kami merasa kehilangan sosok sederhana, humoris, enak diajak diskusi, tidak pelit ilmu dan memberi wawasan luas, menghargai sesama dalam keberagaman, tegas dan berani pada siapapun yang mempersulit langkah kiprah dunia usaha,” kata dia.
“Beliau tokoh yang disegani (ditakuti) oleh para stake holder. Beliau baru jadi Ketua DPP Apindo Jawa Tengah sejak 2010-2025 (3 periode), yang mana sebelumnya sebagai wakil ketua apindo Jateng beberapa kali, dan wakil ketua DPK Kota Semarang awal awal tahun 1980-an,” tandasnya.
Frans Kongi disemayamkan di rumah duka Tiong Hoa Ie Wan Ruang A. Jenazah akan dikebumikan di Pemakaman Mount Carmel – Ungaran pada hari Senin, 4 Mei 2026 berangkat dari rumah duka jam 08.00.






