News  

Prabowo Kunjungi Korban Kecelakaan KRL di RSUD Bekasi

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke RSUD Kota Bekasi

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi pada Selasa, 28 April 2026. Kunjungan ini dilakukan untuk menjenguk para korban kecelakaan kereta Commuter Line (KRL) yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur. Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 08.39 WIB, didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Ia disambut oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto di pintu masuk area IGD rumah sakit.

Prabowo tidak banyak berbicara saat tiba. Ia langsung memasuki lorong rumah sakit dan menyapa sejumlah pengunjung. Pihak rumah sakit juga membatasi akses media selama kunjungan tersebut berlangsung.

Sampai saat ini, situasi di RSUD Kota Bekasi masih dalam kondisi aman dan terkendali. Tidak ada mobil ambulans yang lalu lalang atau menurunkan pasien baru.

Berdasarkan data sementara hingga pukul 07.30 WIB, jumlah korban kecelakaan ini mencapai 92 orang. Dari jumlah tersebut, 85 orang dinyatakan selamat, sedangkan 7 orang meninggal dunia. Korban yang selamat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit, sementara beberapa di antaranya sudah dibawa pulang karena hanya mengalami luka ringan.

Proses Evakuasi dan Penanganan Korban

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menyampaikan bahwa operasi pencarian dan evakuasi masih terus dilakukan. Tim SAR fokus pada pencarian korban yang diduga masih terjebak di dalam rangkaian kereta.

“Memasuki hari kedua, kami terus mengoptimalkan seluruh personil Basarnas bersama unsur SAR gabungan yang ada. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati menggunakan peralatan ekstrikasi mengingat kondisi rangkaian kereta yang mengalami kerusakan cukup parah. Prioritas kami adalah menemukan dan mengevakuasi seluruh korban secepat mungkin,” ujar Desiana dalam keterangannya.

Sejak dini hari, proses evakuasi menunjukkan perkembangan signifikan. Pada pukul 02.42 WIB, tim SAR berhasil mengevakuasi satu korban dalam kondisi meninggal dunia yang belum teridentifikasi. Korban tersebut langsung dibawa ke rumah sakit. Selanjutnya, pada pukul 04.17 WIB, satu korban selamat atas nama Nurul (26) berhasil dievakuasi dan dirujuk ke RSUD Kota Bekasi.

Perkembangan Terkini

Hingga saat ini, proses evakuasi dan penanganan korban terus berlangsung. Tim SAR bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan semua korban bisa segera dievakuasi dan mendapatkan pertolongan medis yang diperlukan. Meskipun kondisi kereta sangat rusak, upaya evakuasi tetap dilakukan dengan hati-hati agar tidak membahayakan keselamatan korban maupun petugas.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *