JAKARTA – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari, menyampaikan bahwa pihaknya telah merangkul New Media Forum sebagai mitra dalam menyebarkan informasi mengenai kinerja pemerintah.
New Media sering kali dikenal sebagai komunitas yang tidak memiliki platform media tetap, namun berperan penting dalam menyebarkan informasi melalui media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Twitter/X.
“New Media Forum ini merupakan kolaborasi dari beberapa pelaku new media. Dulu, mereka dikenal dengan istilah homeless media, tetapi teman-teman tersebut berusaha untuk bertransformasi menjadi new media,” ujar Qodari pada Rabu (6/5).
Qodari menjelaskan bahwa terdapat sejumlah komunitas atau individu yang dianggap sebagai homeless media yang telah diakui oleh pemerintah. Beberapa di antaranya adalah Folkative, Indozone, Dagelan, Indomusicgram, Infipop, Narasi, Muslimvlog, USS Feed, Bapak-Bapak ID, serta beberapa lainnya seperti Menjadi Manusia, GNFI, Creativox, Kok Bisa?, dan Taubaters.
Selain itu, ada juga komunitas seperti Pandemic Talks, Kawan Hawa, Folix, Ngomongin Uang, Big Alpha, Good States, Hai Dulu, Proud Project, Vebis, Unframe, Kumpul Leaders, CXO Media, Volix Media, How To Do Nothing, Everless Media, Geometry Media, Folks Diary, Dream, Melodi Alam, NKTSHI, Modestalk, Lead Media, Nalar TV, Mahasiswa dan Jakarta, North West, dan mature Indonesia.
Menurut Qodari, kehadiran New Media mencerminkan upaya Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dalam menjangkau publik secara lebih luas, bukan hanya melalui media konvensional, tetapi juga melalui kanal digital yang kini menjadi bagian dari realitas komunikasi masyarakat.
“Kita tidak lagi hanya bergantung pada media tradisional, karena saat ini, platform digital sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Meskipun demikian, Bakom masih dalam proses diskusi mengenai mekanisme yang bisa digunakan untuk memastikan bahwa New Media dapat memberikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab, mirip dengan media konvensional.
“Jika belum memungkinkan, maka kita perlu mencari metode alternatif, misalnya melalui verifikasi informasi atau usulan dari para pelaku new media sendiri,” jelas Qodari.
Beberapa langkah yang sedang dipertimbangkan termasuk penguatan kerja sama antara pemerintah dan komunitas new media agar dapat saling mendukung dalam menyebarkan informasi yang benar dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan adanya New Media Forum, diharapkan dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, khususnya generasi muda yang lebih akrab dengan media digital.






