Perampokan di Gerai ATM Mini, Pelaku Bawa Kabur Uang Rp5 Juta
Pada hari Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 10.16 WIB, sebuah kejadian perampokan terjadi di sebuah gerai anjungan tunai mandiri (ATM) mini yang berada di wilayah Mandau, Kabupaten Bengkalis. Dua pelaku yang menggunakan senjata api berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp5 juta dari tempat tersebut. Saat aksi terjadi, korban yang merupakan seorang perempuan sedang melayani pelanggan dan sempat menjadi sasaran ancaman benda mirip senjata api.
Kapolsek Mandau, Primadona Caniago menjelaskan bahwa kedua pelaku datang menggunakan sepeda motor Honda Verza berwarna putih. Mereka awalnya berpura-pura membeli rokok di gerai tersebut. Pada saat itu, korban sedang mengembalikan uang sisa belanja kepada pelanggan. Tidak lama kemudian, salah satu pelaku tiba-tiba mengeluarkan benda yang menyerupai senjata api dan menodongkannya ke arah korban.
Peristiwa ini membuat korban merasa ketakutan dan memilih untuk keluar dari toko agar dapat menyelamatkan diri. Sementara itu, salah satu pelaku lainnya langsung masuk ke dalam gerai dan mengambil uang tunai yang tersimpan di dalam laci. Setelah mengambil uang sebesar Rp5 juta, kedua pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Setelah kejadian, korban yang sedang panik segera melaporkan peristiwa tersebut melalui layanan darurat 110. Polisi yang menerima laporan langsung bertindak cepat karena posisi personel piket tidak jauh dari tempat kejadian perkara. Menurut informasi dari Kapolsek, hanya butuh waktu sekitar 10 menit bagi petugas untuk tiba di lokasi kejadian.
Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terkait senjata yang digunakan oleh pelaku. Hingga saat ini belum bisa dipastikan apakah benda tersebut benar-benar senjata api atau hanya benda menyerupai senjata. Selain itu, polisi juga sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku untuk segera menangkap mereka.
Proses Penyelidikan dan Upaya Pencarian Pelaku
Setelah kejadian perampokan tersebut, polisi mulai melakukan investigasi lebih lanjut. Hal ini termasuk pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pengumpulan barang bukti di lokasi kejadian. Selain itu, penyidik juga mencari informasi tambahan dari masyarakat sekitar untuk membantu proses penyelidikan.
Selama proses penyelidikan berlangsung, polisi tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mudah terpancing emosi. Mereka juga mengimbau warga untuk segera melaporkan kejadian mencurigakan kepada pihak berwajib.
Dalam waktu dekat, polisi akan terus melakukan upaya pencarian terhadap pelaku. Mereka juga berharap adanya bantuan dari masyarakat dalam memberikan informasi yang relevan. Dengan kerja sama yang baik antara polisi dan masyarakat, diharapkan kasus ini dapat segera terungkap dan pelaku dapat segera ditangkap.






