NGANJUK – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memastikan kesiapan penuh sistem kelistrikan guna mendukung kelancaran kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di sejumlah wilayah Jawa Timur pada Sabtu (16/5/2026).
Kesiapsiagaan dilakukan melalui pengamanan berlapis pada sistem kelistrikan, mulai dari suplai utama, suplai cadangan, hingga penyediaan peralatan pendukung untuk memastikan pasokan listrik tetap andal, stabil, dan aman selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.
Agenda Presiden diawali dengan peresmian Monumen Ibu Marsinah serta kunjungan ke kawasan museum di Kabupaten Nganjuk. Untuk mendukung kegiatan tersebut, PLN menyiapkan pasokan listrik dari dua jalur berbeda sebagai suplai utama dan cadangan.
Selain itu, PLN juga menyiagakan berbagai peralatan pendukung, antara lain genset berkapasitas 250 kVA, Uninterruptible Power Supply (UPS) 250 kVA, Unit Gardu Bergerak (UGB) 100 kVA, serta Automatic Transfer Switch (ATS).
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peresmian 1.061 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Nglawak, Kabupaten Nganjuk. Pada lokasi ini, PLN memasok listrik dari satu jalur utama dan dua jalur cadangan guna menjaga keandalan pasokan selama kegiatan berlangsung.
Adapun peralatan pendukung yang disiagakan meliputi genset 100 kVA, UPS 100 kVA, UGB 250 kVA, serta ATS.
Tak hanya di Nganjuk, Presiden juga melanjutkan agenda kerja ke Kabupaten Tuban dalam kegiatan Panen Raya Jagung. Untuk mendukung kelancaran acara tersebut, PLN menyiapkan suplai utama menggunakan genset berkapasitas 80 kVA dan suplai cadangan berupa genset 250 kVA, UPS 200 kVA, serta ATS.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menegaskan bahwa kesiapsiagaan tersebut merupakan bentuk komitmen PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik, khususnya pada agenda-agenda penting kenegaraan di Jawa Timur.
“Kami memastikan seluruh personel, jaringan, dan peralatan pendukung sistem kelistrikan dalam kondisi siap. Pengamanan kelistrikan dilakukan secara berlapis agar pasokan listrik di setiap titik kegiatan tetap andal, aman, dan tanpa gangguan. Melalui kesiapsiagaan ini, PLN berkomitmen memberikan layanan terbaik dalam mendukung setiap agenda kenegaraan,” ujar Ahmad.
PLN juga menyiagakan puluhan personel di sejumlah lokasi strategis serta melakukan pemantauan secara real time terhadap kondisi jaringan dan beban listrik. Seluruh petugas telah melakukan pemeriksaan instalasi, uji fungsi peralatan, hingga koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan sistem kelistrikan berada dalam kondisi prima.
Melalui kesiapan tersebut, PLN menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik demi mendukung kelancaran agenda pemerintah serta pelayanan optimal kepada masyarakat.






