Sandy Walsh Dekati Gelar Juara ASEAN Club Championship Bersama Buriram United
Bek Timnas Indonesia, Sandy Walsh, semakin dekat dengan gelar juara ASEAN Club Championship bersama klub asal Thailand, Buriram United. Kemenangan yang diraih oleh Buriram United dalam pertandingan leg pertama final ASEAN Club Championship melawan Selangor FC menjadi langkah penting dalam perjalanan mereka menuju gelar juara.
Pertandingan berlangsung di Stadion MBPJ, Selangor, Malaysia, pada Rabu (20/5/2026) malam WIB. Tim yang sebelumnya menjadi juara bertahan berhasil mengalahkan Selangor FC dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal dalam pertandingan tersebut dicetak oleh bomber Timnas Thailand, Suphanat Mueanta, pada menit ke-25. Gol ini tercipta melalui sundulan yang menyambut umpan lambung dari Theerathon Bunmathan.
Meskipun Selangor sempat mampu mencetak gol penyama kedudukan enam menit kemudian, gol tersebut dianulir karena posisi offside. Hasil ini memberi Buriram sedikit keuntungan kala menjamu Selangor di Chang Arena pada leg kedua pekan depan.
Setelah pertandingan, pelatih Buriram United, Mark Jackson, memuji penampilan anak-anak asuhnya, terutama di babak kedua. Ia menyampaikan bahwa timnya sangat senang dengan kemenangan tandang ini.
“Kami jelas senang dengan kemenangan tandang ini,” ujar Jackson. “Dengan jadwal yang kami jalani baru-baru ini, kami selalu tahu ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit karena Selangor adalah tim yang bagus, tetapi juga karena tuntutan fisik yang telah kami lalui selama periode musim ini.”
Jackson juga mengapresiasi penampilan para pemainnya di babak kedua. “Mereka benar-benar berjuang keras, memberikan segalanya, mengerahkan seluruh tenaga, dan saya sangat bangga dengan bagaimana mereka menyelesaikan pertandingan.”
Ia menambahkan bahwa meski pertandingan ini hanya merupakan satu pertandingan, masih ada satu pertandingan lagi yang harus dihadapi. “Kita masih punya satu pertandingan lagi dan kita harus tetap fokus dan siap untuk itu,” kata Jackson.
Jackson juga memuji karakter yang ditunjukkan para pemainnya meskipun mengalami kelelahan akibat kondisi lembap dan jadwal padat. “Jadwalnya sangat berat akhir-akhir ini. Kami bermain 120 menit melawan Johor Darul Ta’zim FC (di semifinal leg kedua). Kemudian menjalani semifinal Piala FA Thailand pada Minggu, ditambah semua perjalanan dan pertandingan sepanjang musim.”
Ia menilai kekompakan dan keinginan para pemain untuk bertahan ketika dibutuhkan sangat luar biasa. “Saya sangat bangga dengan para pemain dari sudut pandang itu.”
Kemenangan ini memperkuat keyakinan Jackson bahwa timnya dapat mempertahankan gelar juara yang diraih tahun lalu. “Bahkan sebelum malam ini, saya selalu percaya pada tim ini dan kelompok pemain ini. Kami selalu turun ke lapangan dengan keyakinan bahwa kami dapat memenangkan pertandingan karena itulah inti dari klub ini dan itulah reputasi yang telah kami bangun.”
Ia menegaskan bahwa timnya memikul tanggung jawab tersebut dengan serius. “Tentu saja, kami berharap untuk memenangkan setiap pertandingan. Tetapi kami juga tahu itu selalu sulit, terutama di final melawan tim seperti Selangor yang menunjukkan perlawanan hebat malam ini.”
Jackson menambahkan bahwa Buriram akan pulih lebih baik secara fisik dibandingkan pertandingan ini dan siap untuk leg berikutnya. “Kami akan siap dan bersemangat untuk leg berikutnya,” katanya.
Dalam pertandingan melawan Selangor, bek kanan Timnas Indonesia, Sandy Walsh, tidak masuk dalam skuad Buriram. Hal ini membuat fans dan penggemar Indonesia berharap ia bisa tampil dalam pertandingan leg kedua nanti.






