Perjalanan Maximo Quiles di Moto3 2026
Maximo Quiles, pembalap muda asal Spanyol, kini menjadi sorotan utama di ajang Moto3 2026. Ia berhasil memimpin klasemen sementara dengan total 140 poin setelah mendominasi enam seri awal musim ini. Performa luar biasanya membuat banyak orang mulai membandingkannya dengan legenda MotoGP, Marc Marquez.
Kemenangan yang Mengesankan
Sejak awal musim Moto3 2026, Maximo Quiles tampil sangat menggila. Dari enam balapan yang telah berlangsung, ia sukses meraih empat kemenangan dan dua kali finis di posisi kedua. Hasil ini menjadikannya sebagai pemuncak klasemen sementara dengan jarak yang cukup jauh dari Adrian Fernandez yang berada di posisi kedua.
Performa Quiles sebenarnya sudah terlihat sejak musim lalu. Pada Moto3 2025, ia langsung mencuri perhatian meskipun masih dalam status rookie. Ia berhasil menempati posisi ketiga klasemen akhir dengan raihan 274 poin. Capaian ini membuat banyak tim mulai meliriknya sebagai salah satu talenta terbesar di dunia balap motor.
Keputusan Bertahan di Moto3
Meski tampil impresif pada musim debutnya, Maximo Quiles tidak terburu-buru untuk naik kelas ke Moto2. Ia memilih bertahan di Moto3 2026 demi mematangkan kemampuan dan memburu gelar juara dunia. Keputusan ini terbukti sangat tepat karena hingga memasuki seri ketujuh Moto3 2026, ia justru tampil semakin dominan dan sulit dihentikan lawan-lawannya.
Kesamaan dengan Marc Marquez
Perjalanan karier Maximo Quiles dinilai mirip dengan Marc Marquez saat masih berada di kelas kecil Grand Prix. Marc Marquez juga sempat memilih bertahan lebih lama di kelas 125 cc sebelum akhirnya meraih gelar dunia. Ia tidak langsung promosi ke kelas 250 cc, melainkan memilih tetap tampil di kelas 125 cc selama tiga musim demi pengalaman yang lebih matang.
Hasilnya sangat luar biasa. Pada musim ketiganya di kelas 125 cc atau setara Moto3 saat ini, Marc Marquez sukses menjadi juara dunia pada 2010. Setelah itu, karier Marquez terus melesat hingga menjadi salah satu pembalap tersukses dalam sejarah balap motor dunia. Hingga kini, ia telah mengoleksi sembilan gelar juara dunia.
Rekor luar biasa ini membuat nama Maximo Quiles mulai dibandingkan dengan Marc Marquez. Perbandingan tersebut muncul karena Quiles dianggap memiliki gaya balap agresif, mental kuat, dan kemampuan adaptasi cepat seperti Marc Marquez muda. Selain itu, keputusan bertahan lebih lama di Moto3 juga dinilai memiliki pola serupa.
Tanggapan Maximo Quiles
Maximo Quiles ternyata tidak merasa terbebani dengan perbandingan tersebut. Sebaliknya, ia justru mengaku bangga namanya mulai disejajarkan dengan Marc Marquez. Pembalap muda Spanyol tersebut menyebut perbandingan itu menjadi motivasi tambahan untuk terus berkembang di Moto3 2026. Ia bahkan secara terbuka mengaku ingin menciptakan sejarah baru di dunia balap motor.
“Ya, tidak masalah soal disamakan dengan Marc Marquez. Saya suka itu, dan hal tersebut memotivasi saya untuk mendengar semua itu,” kata Maximo Quiles dikutip dari GPOne, Rabu (21/5/2026).
Quiles juga menegaskan dirinya tetap ingin memiliki identitas sendiri di lintasan balap. Ia tidak ingin hanya dikenal sebagai pembalap yang mirip dengan Marc Marquez. “Saya ingin memecahkan rekor. Saya ingin membuat sejarah. Itu tujuan saya, tetapi saya juga ingin menjadi berbeda,” lanjut pembalap 18 tahun tersebut.
Persaingan yang Menarik
Ambisi besar Maximo Quiles membuat persaingan Moto3 2026 semakin menarik untuk diikuti. Terlebih, Veda Ega Pratama juga terus menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang musim ini. Persaingan antara kedua pembalap muda tersebut diprediksi bakal menjadi salah satu cerita terbesar di Moto3 2026. Apalagi, Maximo Quiles kini sudah menjelma menjadi tolok ukur baru bagi para rivalnya di kelas Moto3.






