BERITA  

Misteri Pria Terjun ke Sungai Kapuas, Jenazah Ditemukan di Bawah Kapal Setelah 3 Hari Pencarian

Penemuan Jenazah Pria di Pelabuhan Senghie Setelah Tiga Hari Pencarian

Seorang pria yang diduga melompat ke Sungai Kapuas dari Duplikasi Jembatan Kapuas I Pontianak pada Sabtu 23 Mei 2026 akhirnya ditemukan meninggal dunia setelah tiga hari pencarian. Jenazah korban ditemukan tersangkut di bawah kapal di kawasan Pelabuhan Senghie pada Senin pagi.

Identitas korban masih dalam proses penelusuran, namun ciri-cirinya disebut mirip dengan laporan orang hilang sebelumnya. Sebelum tenggelam, korban sempat terlihat melambaikan tangan meminta pertolongan di arus Sungai Kapuas.

Tim SAR Gabungan Berhasil Menemukan Korban

Harapan tim SAR gabungan untuk menemukan pria yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kapuas akhirnya terjawab pada Senin 25 Mei 2026 pagi. Setelah tiga hari pencarian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Pelabuhan Senghie, Pontianak. Korban sebelumnya dilaporkan melompat dari Duplikasi Jembatan Kapuas I pada Sabtu 23 Mei 2026 siang. Peristiwa itu sempat menggegerkan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Jenazah Korban Ditemukan di Sekitar Pelabuhan Senghie

Ketua Relawan Peduli Kemanusiaan Kalbar, Eddy Zulkarnaen, mengatakan jenazah korban ditemukan sekitar pukul 05.30 WIB. “Jenazah korban ditemukan sekira pukul 05:30 WIB, ditemukan di sekitar pelabuhan senghie tersangkut di bawah kapal,” kata Ketua Relawan Peduli Kemanusiaan Kalbar, Eddy Zulkarnaen kepada , Senin, 25 Mei 2026.

Lebih lanjut, Eddy menjelaskan bahwa identitas korban masih belum diketahui pasti. Namun, berdasarkan ciri-ciri yang ditemukan mengerucut kepada salah seorang yang juga sempat dikabarkan hilang. “Identitas masih ditelusuri, karena memang beberapa waktu lalu juga ada laporan orang hilang dengan ciri-ciri yang sama dan sudah kami informasikan ke pihak kepolisian. Perkiraan sementara sesuai,” jelasnya.

Jenazah pun dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara guna kepastian hukum dan proses penyelidikan lebih lanjut mengenai identitasnya. Setelah ditemukan, jenazah langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak untuk proses identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut.

Identitas Korban Masih Ditelusuri

Hingga saat ini identitas korban belum dipastikan. Namun, ciri-ciri korban disebut mirip dengan seorang pria yang sebelumnya sempat dilaporkan hilang. “Identitas masih ditelusuri, karena memang beberapa waktu lalu juga ada laporan orang hilang dengan ciri-ciri yang sama dan sudah kami informasikan ke pihak kepolisian. Perkiraan sementara sesuai,” jelas Eddy.

Korban diperkirakan berusia sekitar 40 tahun dan berjenis kelamin laki-laki.

Kronologi Korban Melompat ke Sungai Kapuas

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu 23 Mei 2026 siang di Duplikasi Jembatan Kapuas I, Kota Pontianak. Saksi mata bernama Kalsum, warga Gang H Mursyid, Benua Melayu Laut, Kecamatan Pontianak Selatan, mengatakan korban datang seorang diri sebelum langsung menuju pagar pembatas jembatan. Korban kemudian melompat ke Sungai Kapuas dengan mengenakan kaos hitam, celana pendek, dan sandal.

Sempat Minta Tolong Sebelum Tenggelam

Menurut Kalsum, sesaat setelah melompat ke sungai, korban masih sempat terlihat berusaha menyelamatkan diri dari derasnya arus Sungai Kapuas. “Setelah melompat ke sungai, dia sempat terlihat mengangkat tangan dan melambaikan tangan seperti meminta pertolongan. Namun tidak lama setelah itu langsung tenggelam dan terbawa arus yang deras,” ujarnya.

Polisi Sempat Cari Kendaraan Korban

Di lokasi kejadian, warga tidak menemukan barang pribadi maupun kendaraan milik korban yang ditinggalkan di sekitar jembatan. Petugas kepolisian yang datang ke lokasi kemudian melakukan penyisiran di area pangkal dan badan jembatan untuk mencari kemungkinan adanya kendaraan yang ditinggalkan korban sebelum melompat.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *