Peringatan PLN UIW MMU Mengenai Keselamatan Saat Pemasangan Atribut Piala Dunia
Masyarakat di Maluku dan Maluku Utara terus menunjukkan antusiasme dalam menyambut dan mendukung gelaran Piala Dunia melalui pemasangan berbagai atribut seperti bendera negara, umbul-umbul, spanduk, maupun bentuk-bentuk pendukung lainnya. Namun, di tengah semarak tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) mengingatkan masyarakat untuk tetap memprioritaskan keselamatan saat melakukan pemasangan atribut.
General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko, menegaskan bahwa keselamatan ketenagalistrikan harus menjadi perhatian bersama agar euforia mendukung tim favorit tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat maupun sistem kelistrikan.
“PLN memahami antusiasme masyarakat dalam menyambut perhelatan olahraga dunia seperti Piala Dunia,” ujar Noer. “Namun kami mengimbau agar pemasangan bendera, umbul-umbul, maupun atribut lainnya tidak dilakukan terlalu dekat dengan jaringan listrik. Keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas masyarakat.”
Risiko yang Muncul dari Pemasangan Atribut Terlalu Dekat dengan Jaringan Listrik
PLN menjelaskan bahwa pemasangan atribut yang terlalu dekat dengan jaringan listrik dapat menimbulkan berbagai risiko, mulai dari gangguan pasokan listrik, korsleting, hingga potensi kecelakaan akibat tersengat listrik. Risiko tersebut semakin meningkat apabila atribut dipasang menggunakan tiang berbahan logam atau saat kondisi cuaca hujan dan angin kencang yang dapat menyebabkan atribut bergerak hingga menyentuh jaringan listrik.
Karena itu, PLN mengimbau masyarakat untuk menjaga jarak aman minimal tiga meter dari jaringan listrik saat memasang bendera, spanduk, maupun atribut Piala Dunia lainnya. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak mengikat tali atribut pada tiang listrik, gardu distribusi, maupun fasilitas ketenagalistrikan lainnya.
Pentingnya Partisipasi Aktif Masyarakat
PLN UIW MMU juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif berperan dalam menciptakan lingkungan yang aman di sekitar instalasi listrik. Dengan kesadaran bersama dan kepatuhan terhadap jarak aman, masyarakat tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga membantu PLN menjaga keandalan pasokan listrik bagi seluruh wilayah.
Partisipasi aktif masyarakat, mulai dari melaporkan potensi bahaya hingga memastikan pemasangan atribut dilakukan dengan aman, merupakan kontribusi nyata yang berdampak positif bagi keselamatan publik dan kelancaran pelayanan energi, sekaligus memastikan semarak Piala Dunia tetap berlangsung tanpa risiko yang mengancam.
“Jangan sampai semangat mendukung tim favorit justru menimbulkan bahaya yang tidak diinginkan,” tambah Noer. “Dengan menjaga jarak aman minimal tiga meter dari jaringan listrik, masyarakat telah berkontribusi menjaga keselamatan diri sendiri, lingkungan sekitar, dan keandalan pasokan listrik bagi seluruh pelanggan.”
Upaya Penyuluhan dan Edukasi oleh PLN
Sebagai bagian dari upaya peningkatan kesadaran keselamatan ketenagalistrikan, PLN UIW MMU terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai media komunikasi serta kegiatan langsung di lapangan. Selain itu, PLN juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya kelistrikan di lingkungan sekitar melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.






