Kualitas Udara di Beberapa Kota Indonesia Tidak Sehat
Kualitas udara di beberapa kota besar di Indonesia terpantau tidak sehat pada pagi hari ini. Berdasarkan data dari situs IQAir yang diakses pukul 07.20 WIB, kota Surabaya mencatatkan indeks kualitas udara (AQI) sebesar lebih dari 150. Angka tersebut menunjukkan bahwa kondisi udara berada dalam kategori tidak sehat.
Ketika kualitas udara dikategorikan tidak sehat, masyarakat umum dan kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, orang hamil, serta penderita penyakit jantung dan paru-paru rentan mengalami dampak negatif terhadap kesehatan. IQAir menjelaskan bahwa dalam kondisi ini, efek kesehatan mulai terasa oleh masyarakat umum, terutama kelompok yang rentan.
Dalam situasi ini, IQAir menyarankan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan. Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga telah memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menggunakan masker, terutama jika berada di area dengan tingkat pencemaran udara tinggi.
Selain Surabaya, kota-kota lainnya juga mengalami kondisi serupa. Berikut adalah daftar lima wilayah di Indonesia dengan kualitas udara terburuk pagi ini:
- Surabaya, Jawa Timur: AQI 156 (tidak sehat)
- Tangerang Selatan, Banten: AQI 155 (tidak sehat)
- Jakarta: AQI 140 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)
- Tangerang, Banten: AQI 134 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)
- Kota Jambi, Jambi: AQI 118 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)
Di sisi lain, Palangka Raya di Kalimantan Tengah memiliki kualitas udara terbaik pagi ini dengan AQI sebesar 24, masuk dalam kategori baik. Sementara itu, Pekanbaru di Riau menduduki posisi kedua dengan AQI 68, namun masuk dalam kategori sedang.
Kualitas Udara di Dunia
Secara global, kota besar dengan kualitas udara terbaik pagi ini adalah Osaka di Jepang dengan AQI 6. Diikuti oleh Melbourne di Australia dengan AQI 9 dan Sydney di Australia dengan AQI 10. Ketiga kota tersebut masuk dalam kategori kualitas udara baik.
Sebaliknya, kota Kinshasa di Republik Demokratik Kongo menjadi kota besar dunia dengan kualitas udara terburuk pagi ini. Berikut daftarnya:
- Kinshasa, Republik Demokratik Kongo: AQI 205 (sangat tidak sehat)
- Karachi, Pakistan: AQI 197 (tidak sehat)
- Delhi, India: AQI 144 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)
- Jakarta, Indonesia: AQI 140 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)
- Johannesburg, Afrika Selatan: AQI 138 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)
Cara Menghitung Indeks AQI
Indeks AQI merupakan ukuran konsentrasi polutan udara yang digunakan untuk menentukan kategori kualitas udara. Rumus indeks ini mempertimbangkan enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.
Angka AQI keseluruhan pada waktu tertentu ditentukan oleh polutan paling berisiko dengan angka AQI paling tinggi. Indeks AQI berkisar dari 0 hingga 500 dengan pembagian enam kategori:
- Baik: 0–50
- Sedang: 51–100
- Tidak sehat bagi kelompok sensitif: 101–150
- Tidak sehat: 151–200
- Sangat tidak sehat: 200–299
- Berbahaya: 300–500
Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara kategori berbahaya dapat menyebabkan kerusakan kesehatan yang serius pada populasi manusia.






