Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa Dorong Pelestarian Lingkungan di Kawasan Pelabuhan

Teks Foto : Kampung Ikan Dorang Cinta RT 10 RW 03 Surabaya meraih Juara 1 dengan hadiah uang pembinaan sebesar Rp40 juta. (ist)

SURABAYA – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Jawa menggelar Lomba Menghias Lingkungan dengan mengusung tema “Pelestarian Lingkungan dan Pelabuhan”.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pelindo mendorong kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan di sekitar kawasan pelabuhan.

Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa itu diawali dengan sosialisasi kepada kelurahan di wilayah Ring 1 Pelabuhan Tanjung Perak pada 29 Juni 2026.

Lomba tersebut diikuti lima kampung, yakni Kampung Ikan Dorang Cinta RT 10 RW 03 Surabaya, Kampung Ikan Kerapu V RT 06 RW 03 Surabaya, Kampung Ikan Mungsing 14 RT 14 RW 04 Surabaya, Kampung Teluk Nibung Barat 7 RT 07 RW 07 Surabaya, dan Kampung Teluk Aru Utara RT 09 RW 08 Surabaya.

Sub Regional Head Jawa PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Purwanto Wahyu Widodo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi Pelindo dengan masyarakat untuk membangun lingkungan yang bersih dan lebih tertata.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menumbuhkan kesadaran terhadap pentingnya pelestarian lingkungan, khususnya di kawasan sekitar pelabuhan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memperindah lingkungan tempat tinggalnya. Pelestarian lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab perusahaan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” ujar Purwanto.

Ia berharap semangat menjaga lingkungan tersebut dapat terus tumbuh dan menjadi kebiasaan yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

“Kami berharap semangat ini dapat terus tumbuh dan menjadi kebiasaan yang berkelanjutan, serta mengubah stigma bahwa lingkungan di sekitar pelabuhan terkesan kumuh,” tambahnya.

Penjurian tahap pertama dilaksanakan pada 30 Juni hingga 7 Juli 2026. Dari proses tersebut, terpilih empat kampung yang menjadi kandidat pemenang, terdiri atas dua kampung di wilayah Kelurahan Perak Barat dan dua kampung di wilayah Kelurahan Tanjung Perak.

Keempat kampung tersebut kemudian mendapatkan uang pembinaan awal dan penataan kampung masing-masing sebesar Rp10 juta. Dana tersebut digunakan untuk melakukan penataan, mempercantik, dan menghias lingkungan agar lebih asri sesuai dengan tema yang telah ditetapkan panitia.

Selanjutnya, proses tahap kedua berupa kegiatan menghias dan menata lingkungan dilaksanakan pada 12 Juli hingga 12 Agustus 2026.

Penjurian tahap kedua dilakukan pada 13 Agustus 2026 untuk menentukan kampung terbaik berdasarkan hasil penataan lingkungan yang telah dilakukan.

Hasil penjurian menetapkan Kampung Ikan Dorang Cinta RT 10 RW 03 Surabaya sebagai Juara 1.

Pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah secara simbolis dilakukan dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 di lapangan Kantor Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa, Jalan Perak Timur No. 620, Surabaya. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh empat kampung yang menjadi kandidat pemenang.

Sebagai bentuk apresiasi, Juara 1 mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp40 juta. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung keberlanjutan program sekaligus pengembangan lingkungan kampung secara berkelanjutan.

Selain penghargaan kepada pemenang, Pelindo juga memberikan apresiasi berupa bantuan Taman Toga Pelindo kepada Kampung Ikan Mungsing 14 RT 14 RW 04.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan Pelindo dalam mendorong pemanfaatan lingkungan secara produktif sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghijauan dan pelestarian lingkungan.

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta, Pelindo juga memberikan piagam penghargaan kepada seluruh partisipan lomba. Piagam tersebut diberikan atas kontribusi dan keterlibatan nyata dalam mengikuti Lomba Menghias Lingkungan dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan tema “Pelestarian Lingkungan dan Pelabuhan”.

Purwanto menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan lingkungan yang lebih indah, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar turut menjaga keberlanjutan lingkungan dalam jangka panjang.

“Yang paling penting dari lomba ini bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana prosesnya mampu mendorong masyarakat untuk bergotong royong, berinovasi, dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan,” katanya.

“Kami berharap lingkungan yang sudah tertata dapat terus dirawat dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Purwanto.