News  

Jesus de Miguel Wafat Sehari Setelah Insiden di Laga Tenerife kontra Andorra

Jesus de Miguel Wafat Sehari Setelah Insiden di Laga Tenerife kontra Andorra
Jesus de Miguel Wafat Sehari Setelah Insiden di Laga Tenerife kontra Andorra

INDONESIAKINI.ID – Jesus de Miguel, striker CD Tenerife, meninggal pada Selasa (3/11) dalam usia 30 tahun setelah mengalami henti jantung. Kondisinya memburuk sehari usai berbenturan dengan kiper FC Andorra saat pertandingan kasta kedua Liga Spanyol musim 2026/2027.

Tenerife mengumumkan kabar tersebut melalui pernyataan resmi. Klub menyebut kehilangan pemainnya sebagai pukulan berat dan mengakui sulit menerima kenyataan itu. “Tidak ada kata-kata yang mampu menghibur. Tidak ada apa pun yang dapat meredakan kesedihan mendalam yang kini kami rasakan,” demikian pernyataan klub.

Insiden berlangsung ketika Tenerife menjamu FC Andorra di Estadio Heliodoro Rodriguez Lopes pada Senin (2/11) malam WIB. Laga pekan ke-12 itu terhenti pada menit ketujuh waktu tambahan setelah De Miguel terjatuh dan tidak bergerak.

Kiper tim tamu, Jesus Owono, saat itu berlari keluar dari kotak penalti untuk menyambut bola panjang. Lutut pemain berusia 25 tahun tersebut menghantam dada De Miguel. Para pemain dari kedua kesebelasan segera meminta petugas medis mendatangi lapangan, sementara wasit mengeluarkan kartu merah langsung untuk Owono.

Petugas medis memberikan pertolongan di lapangan selama lebih dari lima menit. De Miguel kemudian dibawa ke rumah sakit dengan ambulans untuk menjalani penanganan lanjutan. Namun, ia meninggal pada hari berikutnya.

Sejumlah klub Spanyol menyampaikan belasungkawa setelah Tenerife mengabarkan kematian sang striker. Barcelona menyatakan dukungan bagi keluarga dan orang-orang terdekat De Miguel, sedangkan Real Madrid menyampaikan simpati kepada keluarga, rekan setim, klub, serta pihak lain yang berduka. “Pikiran dan dukungan kami menyertai keluarga, teman-teman, serta orang-orang terdekatnya dalam masa sulit ini,” tulis Barcelona.

Penulis: Emel Yanie