INDONESIAKINI.ID – Agensi Choi Woo Shik menyatakan akan menempuh jalur hukum atas unggahan yang menuduh aktor tersebut bersikap kasar kepada seorang pramugari. Fable Company menyebut klaim yang beredar belum terverifikasi dan mengatakan tengah mengumpulkan bukti untuk menindak pembuat maupun penyebar informasi yang dinilai palsu.
Isu itu bermula dari tulisan di Threads oleh seseorang yang mengaku bekerja sebagai pramugari. Ia menceritakan pengalaman saat melayani Choi Woo Shik di pesawat, termasuk ketika hendak mengambil pesanan makanan sang aktor.
Dalam unggahannya, akun tersebut mengklaim Choi Woo Shik mengernyit dan membentak manajer yang berada di dekatnya setelah pramugari itu mendekat. Ia mengaku baru menyadari identitas penumpang tersebut setelah melihat namanya, lalu kisah itu menyebar dan menuai banyak komentar.
Sejumlah warganet mengkritik perilaku yang dituduhkan kepada pemeran drama Our Beloved Summer tersebut. Namun, kebenaran cerita itu dipertanyakan di ruang daring; sebagian pengguna juga menyoroti latar belakang Choi Woo Shik yang lahir di Korea Selatan dan pindah ke Kanada saat masih kecil, serta menilai cara bicara dalam cerita itu berbeda dari pembawaannya.
Fable Company menanggapi kontroversi tersebut melalui pernyataan resmi pada Jumat, 6 November 2026. Agensi menyatakan menyesalkan beredarnya informasi yang belum dipastikan kebenarannya dan menilai klaim itu telah dipelintir serta dibesar-besarkan di internet.
“Memposting informasi palsu secara sembarangan atau dengan sengaja memutarbalikkan dan melebih-lebihkan klaim untuk menciptakan dan menyebarkan rumor adalah tindakan ilegal yang jelas,” kata agensi. Fable Company juga meminta publik tidak ikut menyebarkan kabar yang belum terbukti dan menyatakan akan menjaga hak serta kepentingan artisnya.
Agensi mengatakan pemantauan dilakukan terhadap unggahan awal dan saluran penyebarannya. “Kami bermaksud untuk mengambil tindakan hukum terhadap setiap tindakan penulisan, penyebaran, reproduksi, atau pendistribusian informasi palsu,” ujar Fable Company, yang menyatakan langkah tersebut dapat menyasar pengunggah pertama maupun pihak yang meneruskan atau mengubah rumor.
Penulis: Emel Yanie





