Kehilangan Peluang Promosi, Sumsel United Harus Berjuang Ekstra
Sumsel United kembali mengalami kekecewaan dalam pertandingan pekan ke-24 Pegadaian Championship 2025/26. Tim asuhan Nil Maizar hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan FC Bekasi City di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (12/4/2026). Hasil ini membuat peluang promosi ke Liga 1 musim depan semakin tipis.
Dengan tambahan satu poin, Sumsel United kini mengoleksi 38 poin dari 24 pertandingan dan berada di posisi keempat klasemen sementara. Namun, jarak yang terpaut 9 poin dengan Adhyaksa FC, pemuncak klasemen, menjadikan langkah Laskar Juaro semakin berat. Untuk bisa promosi, Sumsel United harus sapu bersih tiga laga tersisa dan berharap Garudayaksa FC tergelincir agar bisa mendapatkan kuota play off.
Hasil imbang tersebut sangat merugikan karena tim asuhan Nil Maizar sebenarnya tampil dominan sepanjang pertandingan. Banyak peluang emas tercipta, namun gagal dikonversi menjadi gol tambahan yang bisa mengamankan tiga poin. Gol penyeimbang dari Syahril Afrizal pada menit ke-81 memang menyelamatkan tim dari kekalahan, tetapi tidak cukup untuk menjaga asa promosi tetap terbuka lebar.
Nil Maizar mengakui bahwa timnya seharusnya mampu meraih kemenangan dalam laga tersebut. Ia menilai, kegagalan memaksimalkan peluang menjadi faktor utama hilangnya poin krusial. “Kita seharusnya menang, ada beberapa peluang yang mestinya jadi gol. Tapi inilah sepak bola, kita harus terima hasil ini,” ujar Nil Maizar.
Persiapan untuk Laga Berikutnya
Situasi ini memaksa Sumsel United untuk bekerja ekstra keras dalam tiga laga tersisa. Mereka tidak hanya dituntut untuk meraih kemenangan di semua pertandingan, tetapi juga berharap tim-tim pesaing di atas mereka terpeleset. Di sisi lain, FC Bekasi City yang menjadi pesaing langsung tetap kokoh di papan atas dengan poin yang sama, namun unggul dalam posisi klasemen.
Kondisi ini semakin mempersempit ruang bagi Sumsel United untuk menembus zona promosi. Laga selanjutnya melawan Persikad Depok pada Sabtu (18/4/2026) menjadi krusial. Kemenangan menjadi harga mati jika Sumsel United ingin menjaga peluang promosi, meski secara realistis kans tersebut kini mulai menipis. Jika kembali kehilangan poin, mimpi promosi ke Liga 1 musim depan bisa dipastikan sirna.
Strategi dan Tantangan di Sisa Kompetisi
Dalam tiga laga tersisa, Sumsel United akan menghadapi tantangan berat. Mereka harus memperbaiki performa mereka, terutama dalam hal konversi peluang menjadi gol. Selain itu, kerja sama antar pemain dan strategi yang lebih efektif diperlukan untuk menghadapi lawan-lawan yang tangguh.
Beberapa faktor seperti kondisi fisik pemain, mentalitas tim, dan dukungan dari suporter akan berpengaruh besar terhadap hasil akhir. Dengan tekanan yang semakin besar, Sumsel United perlu menunjukkan ketangguhan dan komitmen tinggi untuk memenuhi target promosi ke Liga 1.
Evaluasi dan Perbaikan Performa
Setelah laga melawan FC Bekasi City, Nil Maizar dan staf pelatih akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim. Fokus utama akan diberikan pada peningkatan kemampuan serangan dan pengurangan kesalahan defensif. Pemain-pemain yang kurang optimal dalam pertandingan sebelumnya akan diberi waktu untuk memperbaiki diri.
Selain itu, persiapan fisik dan mental juga akan menjadi prioritas. Latihan intensif akan dilakukan untuk memastikan setiap pemain siap menghadapi tantangan di laga-laga berikutnya. Dengan persiapan yang matang, Sumsel United berharap dapat memperbaiki posisi mereka di klasemen dan memperkuat peluang promosi ke Liga 1.






