Daerah  

Tari Tradisional Dayak Iringi Arak-arakan Pengantin di Kota Besi Hulu

KOTIM – Keindahan budaya suku Dayak kembali ditampilkan dan menjadi sorotan masyarakat. Kali ini, tarian tradisional khas tersebut menjadi iringan istimewa dalam prosesi arak-arakan pasang pengantin Widiya dan Ardi yang berlangsung di Kota Besi Hulu Kecamatan Kota Besi Pada Minggu 12 April 2026.

Rombongan pengantin berjalan menyusuri jalanan kota dengan diiringi oleh penari Shipa yang tampil anggun mengenakan pakaian adat yang penuh warna dan ornamen khas.

Gerakan para penari yang selaras dengan irama musik tradisional menciptakan suasana yang meriah dan sakral sekaligus, menjadikan prosesi pernikahan ini bukan sekadar upacara adat, melainkan juga sebuah pertunjukan budaya yang memukau warga maupun wisatawan yang menyaksikan.

Tarian Shipa yang ditampilkan ini bukan hanya sebagai hiburan semata, melainkan juga mengandung makna mendalam. Secara tradisional, tarian ini sering disajikan sebagai bentuk doa, ucapan selamat, serta harapan agar pasangan pengantin yang baru menikah diberikan kebahagiaan, kesejahteraan, dan keharmonisan dalam membina rumah tangga. Kehadiran tarian ini dalam prosesi arak-arakan juga menjadi wujud pelestarian warisan leluhur yang terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Banyak warga yang memadati jalur lintasan arak-arakan untuk turut menyaksikan dan memberikan doa restu. Melalui perhelatan ini, kearifan lokal Kota Besi Hulu semakin terlihat hidup dan melekat dalam setiap momen penting kehidupan masyarakatnya.