Daerah  

Balap Jetor Season 2 Meriahkan HUT Ke-18 Labura, Wabup Ajak Generasi Muda Majukan Pertanian

Labuhanbatu Utara – Balap Jetor Season 2 turut memeriahkan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-18 Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura). Kegiatan yang digelar di kawasan Sawah Lebar, Desa Sidua-dua, Kecamatan Kualuh Selatan, Rabu (15/7), secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Labuhanbatu Utara, Dr. H. Samsul Tanjung, S.T., M.H.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa jetor bukan sekadar alat pertanian, melainkan simbol perjuangan para petani dalam mengolah lahan dan menjaga ketahanan pangan. Menurutnya, jetor merepresentasikan kerja keras, kegigihan, serta semangat pantang menyerah yang menjadi ciri khas para petani.

Ia mengatakan, penyelenggaraan Balap Jetor Season 2 bertujuan mengubah citra sektor pertanian agar semakin menarik, inovatif, dan membanggakan. Kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan minat generasi muda untuk memandang pertanian sebagai sektor modern yang memiliki prospek cerah di masa depan.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bahwa pertanian tidak lagi dipandang sebagai pekerjaan yang tertinggal. Dengan dukungan mekanisasi, inovasi, dan semangat kewirausahaan, sektor pertanian mampu menjadi bidang yang menjanjikan sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan daerah,” ujar Samsul Tanjung.

Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, Balap Jetor Season 2 juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarpetani dan masyarakat. Wakil Bupati mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, mengutamakan keselamatan, serta menjaga semangat kebersamaan selama perlombaan berlangsung.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Labuhanbatu Utara, drh. Sudarija, M.M., M.H., C.P.M., mengatakan Balap Jetor Season 2 merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap perjuangan para petani dalam menghasilkan pangan bagi masyarakat.

Menurutnya, melalui kegiatan tersebut pemerintah ingin menghadirkan sebuah ajang yang tidak hanya kompetitif dan menghibur, tetapi juga memiliki nilai edukatif, mempererat silaturahmi, serta memperkenalkan mekanisasi pertanian kepada masyarakat luas.

“Kami berharap Balap Jetor dapat terus menjadi media untuk membangun citra pertanian yang modern, inovatif, dan semakin diminati oleh generasi muda. Dengan demikian, regenerasi petani dapat terus berjalan demi mendukung ketahanan pangan dan kemajuan Kabupaten Labuhanbatu Utara,” tutup Sudarija.

Penulis: (NS)