Badan Aki Mobil Bergelembung, Waspada Karena ini Penyebabnya
Badan Aki Mobil Bergelembung, Waspada Karena ini Penyebabnya
Aki mobil yang badannya bergelembung ini bisa dikarenakan hal ini. Aki yang secara fisik sudah bergelembung sudah pasti rusak.
Peran Penting Aki Mobil dalam Sistem Kelistrikan
Aki mobil sangat dibutuhkan untuk semua sistem kelistrikan baik mobil mesin biasa, hybrid maupun mobil listrik. Fungsi utamanya adalah menghasilkan tegangan 12 volt untuk menghidupkan banyak komponen seperti audio, panel instrumen, AC mobil dan lainnya.
Namun, dalam beberapa kasus kejadian badan aki bergembung atau menjadi gendut setelah dipakai beberapa lama. Hal ini bisa menjadi tanda adanya masalah serius pada aki.
Penyebab Aki Bergembung
“Kalau aki bergembung ini berarti ada masalah pada bagian cell sehingga terjadi perubahan bentuk dan tekanan di dalam aki,” sebut Heri, Technical Support Yuasa Battery.
Menurutnya, cell aki biasanya menerima kelebihan beban muatan arus listrik di atas kemampuannya. Hal ini dapat menyebabkan suhu meningkat dan akhirnya membuat aki bergelembung.

Muatan arus listrik yang melebihi kapasitas cell aki membuat suhu juga akan meningkat sehingga tebentuknya aki bergelembung.
“Paling umum sekali itu dikarenakan pengisian aki yang tidak rusak atau overcharge,” bebernya.
Pengisian aki mobil dalam keadaan normal itu di antara 12-14 volt saja, jika mencapai 15 volt bahkan sampai 19 volt berarti ada masalah.
Pentingnya Memeriksa Dinamo Ampere atau Alternator
Perlu dilakukan pengecekan dinamo ampere atau alternator untuk pengisian aki, mungkin sudah rusak. Jika dibiarkan terus maka aki mobil yang dipasang dalam keadaan normal akan terjadi hal yang sama.

Aki yang bergelembung ini enggak bisa digunakan lagi karena cell bagian dalam sudah mengalami kerusakan.
Heri menegaskan bahwa jangan selalu salahkan aki jika terjadi hal demikian, cek pengisian dari alternator ya.
Tips dan Saran untuk Mencegah Kerusakan Aki
Jika Anda mengalami gejala aki bergelembung, segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
- Periksa kondisi alternator atau dinamo ampere. Jika terdeteksi rusak, segera ganti agar tidak merusak aki.
- Pastikan pengisian aki berjalan sesuai dengan standar, yaitu antara 12-14 volt.
- Hindari penggunaan aki yang terlalu lama tanpa pengisian ulang.
- Jika aki sudah bergelembung, sebaiknya segera ganti dengan yang baru.
Dengan memperhatikan kondisi aki secara berkala, Anda bisa mencegah kerusakan yang lebih parah dan memperpanjang usia aki mobil.






