News  

Rating Pemain AC Milan 1-0 Verona: Maignan, Gabbia, Modric, Pulisic, Leao dan Rabiot Jadi Bintang Pertandingan

Kemenangan Tipis AC Milan atas Hellas Verona

AC Milan berhasil bangkit kembali dengan meraih kemenangan tipis 1-0 atas Hellas Verona di Stadion Marcantonio Bentegodi, Minggu (20/4/2026) WIB. Pertandingan ini berjalan cukup ketat, tetapi akhirnya tim asuhan Max Allegri mampu mengamankan tiga poin penting.

Adrien Rabiot menjadi bintang utama dalam pertandingan ini. Gol yang ia ciptakan menjadi penentu kemenangan bagi AC Milan. Penampilannya sepanjang pertandingan juga sangat menonjol, terutama dalam serangan balik yang efektif melawan tim Verona yang banyak bertahan.

Evaluasi Performa Pemain AC Milan

Berikut adalah evaluasi performa pemain AC Milan dalam laga melawan Hellas Verona:

  • Maignan (6.5):

    Penjaga gawang ini melakukan penyelamatan besar di babak pertama untuk menggagalkan Verona menyamakan kedudukan. Situasi 1 lawan 1 ini membutuhkan kecepatan dan ketenangan, dan Maignan berhasil memenuhi ekspektasi. Selain itu, penampilannya di seluruh lini sangat solid.

  • Tomori (6):

    Meskipun tidak ada yang spektakuler, penampilan Tomori sangat stabil. Ia menggunakan kecepatannya dalam beberapa kesempatan, memblokir beberapa upaya dari sayap kiri Verona, serta cukup baik dalam membangun serangan.

  • Gabbia (6.5):

    Blok penting darinya di akhir pertandingan mencegah Orban mencetak gol. Sayangnya, ia tidak berhasil mencetak gol karena offside dalam proses serangan. Meski demikian, ia tetap memberikan kontribusi signifikan.

  • Pavlovic (6):

    Pemain ini membuat beberapa pergerakan khasnya, terutama di babak pertama, yang membuka ruang bagi AC Milan. Secara defensif, ia juga melakukan tugasnya dengan baik.

  • Athekame (5.5):

    Penampilannya tidak konsisten. Meskipun berhasil menerobos pertahanan lawan sekali dengan cara yang bagus, ia kurang sukses dalam dribbling.

  • Fofana (5.5):

    Umpannya agak mengecewakan hari ini, meskipun pergerakannya sangat bagus di hampir setiap situasi. Ada satu umpan untuk Rabiot yang seharusnya bisa lebih baik.

  • Modric (6):

    Modric tampil sebagai starter dan menunjukkan bahwa ia masih mampu bermain dengan kecepatan tinggi. Ia mampu mengontrol tempo pertandingan dengan baik dan solid di kedua fase permainan.

  • Rabiot (7) – Man of the Match:

    Gol yang ia cetak jelas menjadi peran besar dalam kemenangan AC Milan. Sebelum gol tersebut, ia sudah sangat bagus dalam pergerakannya, terutama dalam serangan balik. Gol yang tenang ini menjadi bukti kemampuannya.

  • Bartesaghi (6):

    Penampilannya secara keseluruhan sangat bagus. Ia menunjukkan pemahaman yang baik tentang permainan dengan larinya ke depan, serta banyak menggunakan panjang tubuhnya dalam duel udara.

  • Pulisic (5.5):

    Meskipun berlari seperti biasa, ia tidak terlalu sukses dalam menguasai bola. Niatnya baik, tetapi eksekusinya kurang optimal. Dalam strategi Verona, ia cenderung sedikit menghilang.

  • Leao (6):

    Leao seharusnya lebih memanfaatkan peluang serangan balik, tetapi umpan assistnya cukup bagus. Untuk kali ini, ia tampak lebih tenang dan memberikan umpan pada saat yang tepat.

Evaluasi Pemain Pengganti

  • Ricci (6):

    Ricci mengambil beberapa risiko, tetapi berhasil mengatasi situasi dengan mendapatkan beberapa pelanggaran. Penampilan cerdasnya memberikan kontribusi besar menjelang akhir pertandingan.

  • Saelemaekers (6):

    Meskipun masuk dengan risiko kartu kuning, ia menunjukkan performa yang hidup. Ia jauh lebih baik dibanding Athekame yang tidak terlalu sukses.

  • Gimenez (6):

    Meskipun awalnya kurang bagus, Gimenez berhasil bertindak sebagai titik acuan dan menciptakan beberapa peluang bagus. Keputusan offside sangat minim.

  • Nkunku (Tidak ada):

    Nkunku tidak turut bermain dalam pertandingan ini.

Evaluasi Pelatih

  • Max Allegri (6):

    Pelatih ini mengambil semua keputusan yang tepat, mulai dari susunan pemain awal hingga pergantian pemain. Salah satu cara untuk menggambarkannya adalah dia mengandalkan hal-hal mendasar. Athekame mungkin satu-satunya tanda tanya, tetapi keputusan untuk mencadangkan Saelemaekers karena risiko kartu kuning adalah tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *