seni  

Lomba Qasidah di Sorong Selatan Usai Digelar, Ini Pemenangnya

Festival Seni Qasidah Rebana di Kabupaten Sorong Selatan Ditutup

Festival seni qasidah rebana yang berlangsung selama lima hari ditutup pada malam hari, Selasa (5/5/2026). Acara ini diselenggarakan oleh Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Sorong Selatan. Festival ini menjadi awal dari kebangkitan seni qasidah rebana di wilayah tersebut dan juga menjadi agenda pertama LASQI sejak didirikan pada 1 Mei 2026.

Kegiatan perlombaan ini digelar di Pasar Ampera Teminabuan. Ketua Harian LASQI Kabupaten Sorong Selatan, Marhabang, menyampaikan bahwa tujuan utama dari festival ini adalah untuk menghidupkan syiar Islam serta melestarikan budaya tradisional yang mulai terlupakan di tengah masyarakat.

“Kami mencoba mengambil langkah awal sebagai organisasi baru, sekaligus melaksanakan festival pertama di Sorong Selatan,” ujarnya Rabu (6/5/2026).

Marhabang menilai antusiasme masyarakat cukup tinggi, khususnya dari kalangan ibu-ibu majelis taklim. Namun, ia mengakui bahwa tidak semua kelompok dapat berpartisipasi karena beberapa kendala seperti keterbatasan alat rebana, minimnya pelatihan, serta belum adanya pembinaan sebelumnya.

Dari total 33 majelis taklim di Kabupaten Sorong Selatan, hanya 13 grup yang ikut serta dalam festival tersebut. “Peserta yang ikut tahun ini kebanyakan ibu-ibu. Tetapi ke depan kami akan menyelenggarakan pembinaan sampai tingkat remaja agar semangat seni qasidah ini bisa tumbuh di semua kalangan masyarakat,” jelasnya.

LASQI Sorong Selatan berencana melakukan pembinaan rutin selama empat bulan sebagai persiapan menghadapi Festival Seni Qasidah Rebana tingkat Provinsi Papua Barat Daya. “Tujuan dasar kami bukan hanya menyelenggarakan lomba, tetapi membina seni kepada anak-anak muda, termasuk masyarakat muslim di Teminabuan sampai Kokoda,” katanya.

Marhabang berharap Pemkab Sorong Selatan memberikan dukungan baik secara moral maupun material agar kegiatan LASQI dapat berjalan secara berkelanjutan. Bupati Sorong Selatan Petronela Krenak hadir dengan anggun menggunakan jilbab hijau, sedangkan Wakil Bupati Yohan Bodory mengenakan peci.

Bupati meminta agar pembinaan seni qasidah lebih terarah. “Keberhasilan festival tidak hanya diukur dari siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana proses pembinaan,” ujarnya.

Ia optimistis bahwa Kabupaten Sorong Selatan mampu bersaing pada event tingkat provinsi maupun nasional di bidang seni qasidah rebana. “Pemkab akan memberikan dukungan penuh,” tambahnya.

Bupati yang akrab disapa Nela itu rencananya akan menghadirkan qasidah rebana sebagai salah satu cabang perlombaan saat peringatan HUT Kabupaten Sorong Selatan mendatang.

Berikut daftar pemenang Festival Seni Qasidah LASQI Kabupaten Sorong Selatan 2026:

  • Juara 1: Majelis Taklim Aisyiyah Muhammadiyah
  • Juara 2: Majelis Taklim Assyifa Scholoo
  • Juara 3: Majelis Taklim Khusnul Khotimah Moswaren
  • Harapan 1: BKMT Sorong Selatan
  • Harapan 2: Majelis Taklim IWSS Sorong Selatan
  • Harapan 3: Majelis Taklim Khairunnisa
  • Juara Favorit: Majelis Taklim Kokoda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *